Kesesuaian dan Efektivitas Antibiotik Perioperatif Terkait Luka Operasi Pasca Apendiktomi

AMELIA , EKA (2015) Kesesuaian dan Efektivitas Antibiotik Perioperatif Terkait Luka Operasi Pasca Apendiktomi. Masters thesis, University of Surabaya.

[img]
Preview
PDF
MFK_86_Abstrak.pdf

Download (147Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/241814

Abstract

Belum pernah dilakukan penilaian terhadap kesesuaian dan efektivitas ceftriaxone pada pasien apendisitis di RSU Haji Surabaya, sehingga belum diketahui bagaimana hubungannya terhadap luka operasi pasca apendiktomi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kesesuaian dan efektivitas ceftriaxone sebagai antibiotik perioperatif terkait luka operasi pasca apendiktomi, serta mengetahui alternatif antibiotik lain yang dapat direkomendasikan untuk pasien apendisitis yang menjalani apendiktomi. Metode: Penelitian kohort prospektif ini dilakukan selama bulan Juni-Agustus 2015 di RSU Haji Surabaya pada 25 pasien apendisitis yang berusia ≥15 tahun. Kesesuaian antibiotik definitif dibandingkan dengan hasil kultur dan uji sensitivitas. Efektivitas antibiotik terkait luka operasi diamati sampai hari ke-8 pasca tindakan apendiktomi. Hasil: Hasil kultur jaringan apendiks menunjukkan 12 bakteri E. coli, 1 ESBL-producing E. coli dan 12 spesimen negatif. Sensitivitas E.coli terhadap ceftriaxone adalah 41,67%. Hanya 1 pasien yang mengalami infeksi luka operasi pada pengamatan hari ke-8. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesesuaian antibiotik definitif dan luka operasi pasca apendiktomi pada kasus akut dan kronis (p=0,505), sedangkan pada kasus perforasi terdapat hubungan yang signifikan (p=0,011). Faktor yang signifikan berhubungan dengan luka operasi pasca apendiktomi adalah jenis kelamin (p=0,014) dan durasi operasi (p=0,017). Alternatif antibiotik yang dapat direkomendasikan adalah gentamicin (hanya untuk profilaksis), levofloxacin, cefepime, ceftazidime, ampicillin-sulbactam, cefixime, ciprofloxacin. Kesimpulan: Ceftriaxone masih efektif untuk digunakan sebagai antibiotik perioperatif. Pemberian antibiotik definitif hanya diperlukan pada kasus apendisitis perforasi, sedangkan pada kasus akut dan kronis cukup diberikan antibiotik profilaksis saja.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kesesuaian, efektivitas
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Clinical Pharmacy
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 12 Aug 2016 07:18
Last Modified: 12 Aug 2016 07:18
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/28292

Actions (login required)

View Item View Item