Analisis Perilaku Konsumen Dalam Membeli Kompo Merek Philips Di Tengah Persaingan Pasar

Tam, Tiekny (2004) Analisis Perilaku Konsumen Dalam Membeli Kompo Merek Philips Di Tengah Persaingan Pasar. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2291_Abstrak.pdf

Download (62Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135582

Abstract

Di era globalisasi ini, kebutuhan masyarakat akan elektronik audio semakin meningkat yang ditandai banyaknya produsen elektronik menggarap pasar kompo. Oleh karena itu, konsumen lebih selektif dalam membeli kompo. Produk untuk merek kompo yang satu dengan yang lain, memiliki kemiripan sehingga produsen perlu menentukan segmentasi, targeting, positioning dan diferensiasi produk serta strategi pemasaran price, place, product dan promotion. Untuk melakukan semua ini, sebelumnya perlu mengetahui posisi kompo merek Philips dengan beberapa merek kompo secara umum, dan mengetahui perilaku konsumen kompo, serta memberi masukan tentang strategi pemasaran bagi produsen Philips berdasarkan perilaku beli konsumen. Dari hasil penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa beberapa faktor seperti demografi, gaya hidup umum, psikografi dan persepsi, mempengaruhi perilaku konsumen. Misalnya untuk pengguna kompo merek Philips, mayoritas responden berusia 23-25 tahun ( 48%) dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp. 1.000.001-1.500.000 (42%). Sedang merek lain, mayoritas berusia 19-22 tahun (42%) dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp. 500.000- 1.000.000 (40%), hal ini membuktikan faktor usia mempengaruhi pengeluaran per bulan. Selain itu, faktor setia menentukan tingkat loyalitas konsumen terhadap kompo, dapat dilihat pada hasil pengumpulan data mengenai kecenderungan dalam membeli kompo untuk responden Philips adalah 90% dan responden merek lain hanya 32%. Faktor psikografi seperti self aware, dapat mengukur tingkat kesadaran konsumen akan keberadaan berbagai merek kompo yang ada di pasaran. Besar kecilnya kesadaran dapat diukur dari besar kecilnya nilai mean -- -- yang diperoleh, untuk merek PhilipsF3= 3,698 dan merek lainF3= 4,06. Sehingga merek Philips tingkat kesadarannya kurang dibanding merek lain. Posisi setiap merek kompo dapat diketahui berdasalkan persepsi konsumen. Dari persepsi tersebut, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode MDS. Menurut hasil analisis positioning dengan metode Multi Dimensional Scaling, temyata Philips kurang unggu1 dalam service dan promosi. Da1am strategi tempat, peletakan kompo sebaiknya dekat dengan produk TV, di depan pintu masuk toko/supermarket dan disetel musik jenis pop. Untuk strategi promosi, Philips per1u melakukan promosi dengan memasang iklan di TV, serta pemberian diskon untuk produk lama. Dalam menyusun strategi pemasaran, produsen per1u memperhatikan permintaan pasar akan produk kompo sebagai masukan dalam pembuatan produk barn.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 24 Feb 2017 00:51
Last Modified: 24 Feb 2017 00:51
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/28974

Actions (login required)

View Item View Item