Perbaikan Kinerja Karyawan dengan Perbaikan Metode Kerja, Perancangan Alat Kerja, dan Line Balancing Departemen Pengemasan di Perusahaan X Probolinggo

Darmaji, Yanuar (2006) Perbaikan Kinerja Karyawan dengan Perbaikan Metode Kerja, Perancangan Alat Kerja, dan Line Balancing Departemen Pengemasan di Perusahaan X Probolinggo. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2624_Abstrak.pdf

Download (100Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135154

Abstract

Perusahaan "X" merupakan perusahaan home industry yang bergerak di bidang sweets manufacturing. Perusahaan ini masih banyak menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya sehingga produktifitas karyawan memiliki peranan yang cukup penting dalam perusahaan. Produktifitas yang tinggi bisa dicapai dengan adanya metode kerja yang tepat, alat kerja yang ergonomis, dan lintasan kerja yang seimbang. Oleh karyawan pada departemen pengemasan di perusahaan "X". Hal ini dapat dicapai dengan memperbaiki metode kerja, perancangan alat kerja, dan keseimbangan lintasan kerja. Elemen gerakan pada metode kerja awal ditelaah dengan menggunakan elemen Therblig dalam MTM-1, kemudian diperbaiki sehingga menghasilkan waktu operasi lebih singkat daripada kondisi kerja awal. Perbaikan metode kerja yang dilakukan diikuti dengan perbaikan alat kerja sehingga posisi kerja karyawan menjadi lebih ergonomis. Dengan berbekal pada metode kerja usulan dan pengadaan alat -alat kerja yang ergonomis, disusunlah lintasan kerja yang seimbang sehingga output karyawan meningkat. Waktu normal yang dihasilkan dari perbaikan metode kerja dan alat kerja terbukti lebih baik daripada waktu normal sebelum diadakannya perbaikan metode dan alat kerja. Hal ini dibuktikan secara statistik, yaitu dengan melihat nilai p-value pada uji mean 1 populasi (t-test). Uji statistik ini membandingkan waktu normal hasil perhitungan direct time study sebagai populasi data, dan waktu normal hasil perhitungan indirect time study sebagai mean yang dicapai. Efisiensi lintasan kerja pada kondisi awal cukup rendah, yaitu hanya 57,77% s~a. Oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan efisiensi. Efisiensi lintasan dilakukan dengan menyeimbangkan waktu elemen tiap operasi pada lintasan kerja. Efisiensi lintasan yang didapatkan setelah menyesuaikan jumlah karyawan dan menyeimbangkan waktu elemen tiap operasi meningkat hingga 93,33%. Pertambahan jumlah karyawan membawa dampak bertambahnya beban tenaga kerja bagi perusahaan sebesar Rp 60.000,-per hari. Namun penambahan karyawan ini temyata marnpu menghasilkan output gula ke1apa sebesar 390 dos per hari dari semula hanya 160 dos per hari. Penambahan kapasitas sebesar 230 dos per hari ini mampu menambah keuntungan perusahaan sebesar Rp 2.300.000,-per hari sehingga lama waktu pengembalian investasi sebesar Rp 3.857.000,-hanya dua hari produksi saja.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 27 Feb 2017 03:53
Last Modified: 27 Feb 2017 03:53
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/28989

Actions (login required)

View Item View Item