Perancangan Pebaikan Customer Service Pada Sistem Logistik PT. Romos Inti Cosmestic Industries

Manggala, Aditya (2004) Perancangan Pebaikan Customer Service Pada Sistem Logistik PT. Romos Inti Cosmestic Industries. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2369_Abstrak.pdf

Download (239Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135510

Abstract

PT. Romos· Inti Cosmetic Industries adalah perusahaan yang memproduksi produk seperti parfum, deodorant, splash cologne, femini~ hygiene dan lulur. Seiring perkembangan jaman, semakin banyak produk serupa yang teFdapat dipasaran. Untuk itu perusahaan harus meningkatkan kineijanya dan pelayanannya terhadap semua pelanggan mereka. Ak:an tetapi pada akhir-akhir ini terjadi komplain dari toko (first customer) yang menunjukkan ketidakpuasan toko terhadap pelayanan perusahaan. Adapun komplain-komplain yang ada berhubungan dengan eJemen-elemen customer service dalam sistem logistik yaitu elemen pre, during dan post transactions. Salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan melakukan pengukuran kinerja perusahaan. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan membuat value chain untuk mengetahui aktifitas primer dan aktifitas sekunder perusahaan. Yang dilanjutkan dengan survei dan pembagian kuesioner dengan skala Likert kepada toko (external customers) dan end user untuk mengetahui ketidakpuasan. Ketidakpuasan yang didapatkan akan difeedback kepada stasiun keija dan departemen (Internal customers) yang bertanggung jawab dengan menggunakan Fault Tree Analysis. Kemudian dilakukan wawancara kepada tiap-tiap bagian yang bersangkutan untuk mengetahui tolak ukur kinerjanya. Selanjutnya akan disusun scorecard dan dilakukan pengukuran kinerja. Dalam penyusunan scorecard ini juga ditentukan target dan kriteria penilaian serta pemberian bobot dengan menggunakan Pairwise Comparison. Adapun tolak ukur yang didapatkan adalah Customer Retention (marketing), Supplier Tepat Kualitas (pembelian), Jumlah Bahan Baku Kering (GBBK). Bahan Baku Cair Rusak (GBBB), Pengiriman Tepat Waktu (GPJ), Retur Produk Tepat Waktu (Lab dan R&D). Material Tumpah Mixing (Mixing), Waste Material dan Produk Cacat (Filling), dan Stockouts (PPC). Dengan menggunakan skala pengukuran 1-1 ,68 berarti kinerja kurang baik, skala 1,68-2,34 berarti kinerja cukup baik dan skala 2,34-3 berarti kinerja baik, dilakukan pengukuran kinerja perusahaan sehingga diperoleh basil kinerja PT. Romos Inti Cosmetic Industries pada tahun 2002 adalah 1.5 dan pada tahun 2003 adalah 1.575. Walaupun terjadi kenaikan nilai pengukuran kinerja akan tetapi kinerja perusahaan tetap kurang baik. Bagian pembelian dan produksi mengalami peningkatan kinerja sedangkan bagian marketing terjadi penurunan kineija. Setelah didapatkan hasil pengukuran kinerja, maka akan dilakukan perbaikan terhadap indikator setiap bagian yang belum mencapai target yang telah ditetapkan. Untuk menentukan prioritas perbaikan pada tolok ukur tersebut dengan menggunakan Quality Function DefJloyment. Setelah ditemukan prioritas-prioritas perbaikan yaitu menghubungi pelanggan secara rutin, melakukan komunikasi secara rutin dengan supplier, peningkatan inspeksi produk, peningkatan kebersihan ruangan, pelatihan operator crimping dalam melakukan proses crimping dan penambahan jumlah operator. Prioritas-prioritas perbaikan tersebut akan dibuat action plan yang berisi inisiatif perbaikan dan bagian-bagian yang bertanggungjawab.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Jumagi 197012
Date Deposited: 07 Apr 2017 07:03
Last Modified: 07 Apr 2017 07:03
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/29496

Actions (login required)

View Item View Item