Analisis Produktivitas Industri Jasa dengan Menggunakan Model Modifikasi Omax di Cafe at House of Sampoerna Surabaya

Hosea, Fanny (2006) Analisis Produktivitas Industri Jasa dengan Menggunakan Model Modifikasi Omax di Cafe at House of Sampoerna Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2816_Abstrak.pdf

Download (98Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135047

Abstract

Cafo at House of Sampoerna (cafo at HoS) merupakan cafe yang didirikan di daerah Kalisosok Surabaya lama berlokasi di jalan Taman Sampoerna no 6.Cafe ini dibangun untuk melengkapi HoS, yang merupakan perwujudan pelestarian peninggalan keluarga Sampoerna dan sebagai tempat pariwisata. Supaya dapat bertahan dan bersaing dengan cafo-cafe yang lain, maka Cafo at HoS perlu melakukan pengukuran produktivitas. Selama ini, pengukuran yang telah dilakukan hanya berdasarkan pada finansial perusahaan saja Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pengukuran berdasarkan finansial saja, belum cukup untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai tingkat produktivitas cafo. Cafo at HoS ingin mengetahui tingkat produktivitas dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja cafo, sehingga Cafe at HoS dapat mempertahankan dan memperbaiki produktivitas serta profitabilitas perusahaan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengukuran produktivitas pada Cafo at HoS ini baik pada aspek internal, eksternal dan kapasitasnya. Pengukuran produktivitas cafe menggunakan model modifikasi OMAX yang diolah dengan program ProOMAX. Pengukuran ini memiliki pondasi dasar tiga pilar efisiensi, yaitu: efisiensi internal, eksternal, dan kapasitas. Dari tiga pilar ini, akan dijabarkan lagi menjadi fungsi-fungsi. Pada cafe ini ditemukan 4 fungsi yaitu fungsi Kitchen, fungsi Beverage, fungsi Service,dan fungsi HRD. Dari fungsi-fungsi inilah akan didapatkan kriteria-kriteria produktivitas. Pada efisiensi internal terdapat 4 kriteria produktivitas, pada etisiensi kapasitas terdapat 4 kriteria, dan etisiensi eksternal terdapat 6 kriteria. Selama 8 periode pengukuran, nilai produktivitas terbaik diperoleh pada periode VI dengan nilai produktivitas efisiensi internal sebesar 0,240, nilai produktivitas etisiensi kapasitas sebesar 7,502, nilai produktivitas etisiensi eksternal sebesar 3,069, sehingga nilai produktivitas total sebesar 10,811. Nilai produktivitas terjelek diperoleh pada periode VII dengan nilai produktivitas etisiensi internal sebesar 1,322, nilai produktivitas efisiensi kapasitas sebesar 4,774, nilai produktivitas efisiensi eksternal sebesar 2,028, sehingga nilai produktivitas total sebesar 8,124. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis, maka diketahui penyebab turunnya nilai produktivitas cafe, yaitu pada efisiensi internal adalah kriteria tingkat penggunaan energi. pada efisiensi kapasitas adalah kriteria utilisasi penggunaan VIP Room dan utilisasi penggunaan Function Hall, dan pada efisiensi eksternal adalah kriteria tingkat pendapatan dari penjualan makanan dan kriteria tingkat. pertumbuhan penjualan. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disarankan beberapa perbaikan yang sudah diolah dengan metode QFD. Perbaikan yang diprioritaskan untuk dilaksanakan adalah mengatur jadwal penggunaan operasional fasilitas, meningkatkan kemampuan sosialisasi karyawan dengan cara pemberian reward kerja yang sesuai, dan menciptakan suasana yang nyaman dengan cara alokasi ruang antara daerah bebas rokok dan daerah untuk merokok. Dengan adanya perbaikan-perbaikan tersebut diharapkan terjadi peningkatan produktivitas cafo.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 08 Jun 2017 07:03
Last Modified: 08 Jun 2017 07:03
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/30086

Actions (login required)

View Item View Item