Pengendalian Kualitas Proses Pembuatan Hand Sprayer pada PT. Inti Duta Lestari Plasindo Di Surabaya

Siswanto, Ivone (2004) Pengendalian Kualitas Proses Pembuatan Hand Sprayer pada PT. Inti Duta Lestari Plasindo Di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2375_Abstrak.pdf

Download (52Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135423

Abstract

PT INTI OUTA LESTARI PLASINDO merupakan industri yang memproduksi produk hand sprayer dan botol plastik. Komponen-komponen yang diperlukan untuk proses produksinya sebagian diproduksi sendiri dan sebagian diimpor Proses perakitan ini dibagi menjadi dua yaitu proses perakitan mass production yang ditujukan untuk produk lokal (CHS 3A) dan proses perakitan secarajob order yang ditujukan untuk produk sesuai jenis pesanan (Finger Spray). Secara umum ada dua bagian pada perusahaan ini yaitu bagian produksi komponen dan bagian perakitan. Pada bagian produksi botol cacat yang dominan adalah cacat bintik hitam sebesar 7,8% dan cacat warna tidak rata sebesar 1,28%. Pada produksi komponen nozzle cacat yang dominan adalah cacat gelembung sebesar 2,4% dan cacat bintik hitam sebesar 0,71%. Pada perakitan CHS 3A cacat yang dominan adalah cacat rakitan lepas pada assembly piston shaft sebesar 1,72% dan cacatfilter mash lepas sebesar 1,24%. Pada perakitan finger spray cacat yang dominan adalah cacat rakitan lepas pada assembly button­ nozzle sebesar 0,4%. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan kualitas melalui pengedalian kualitas proses dengan metode antara lain peta kontrol untuk melihat variasi cacat dan pembuatan diagram ishikawa untuk menentukan penyebab cacat. Dari diagram ishikawa didapatkan penyebab cacat bintik hitam pada botol dan nozzle karena saringan pada mesin kotor dan bahan baku kotor. Cacat warna tidak rata pada botol disebabkan saringan kotor dan bahan baku tidak tercampur secara merata. Cacat gelembung pada Nozzle disebabkan cetakan mesin injeksi tidak dapat membuka dan menutup dengan lancar dan saluran angin buntu. Cacat rakitan lepas pada assembly piston shaft pada CHS 3A karena puch pada mesin welding tidak dapat naik turon dengan lancar dan karena operator. Cacat filter mash terlepas karena setting suhu mesin welding tidak sesuai. Cacat rakitan lepas pada assembly button-nozzle karena setting tekanan stroke tidak sesuai dan operator.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 15 Jun 2017 08:04
Last Modified: 15 Jun 2017 08:04
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/30115

Actions (login required)

View Item View Item