Perbaikan Pengelolaan Pariwisata di Karesdenan Madiun Berdasarkan City Tourism Competitiveness

Sugianto, Ivan Prabowo (2017) Perbaikan Pengelolaan Pariwisata di Karesdenan Madiun Berdasarkan City Tourism Competitiveness. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_3937_Abstrak.pdf

Download (110Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/246340

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kekayaan yang melimpah. Berdasarkan data dari World Travel & Tourism Council pada tahun 2015 Indonesia mendapatkan sekitar Rp 379,452 triliun dari sektor pariwisata dan terus meningkat tiap tahunnya. Secara khusus Karesidenan Madiun memiliki banyak tempat wisata yang bagus, seperti Gua Gong yang merupakan salah satu dari gua terindah yang dimiliki Indonesia dan juga terdapat wisata Telaga Sarangan yang memiliki pemandangan perbukitan yang indah dan udara yang sejuk. Kurang populernya tempat-tempat pariwisata di Karesidenan Madiun dan ketatnya persaingan mendapatkan wisatawan menjadi masalah, sehingga dibutuhkannya pengidentifikasian faktor-faktor yang menyebabkan wisatawan memilih berwisata di Karesidenan Madiun. Kemudian setelah faktor-faktor tersebut diketahui, maka rancangan usulan perbaikan akan dibuat dengan mempertimbangkan persaingan di masing-masing kabupaten. Pengumpulan data berasal dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dari kuisoner, wawancara, literatur, browsing, pengaksesan website Dinas Pariwisata di Karesidenan Madiun. Pengumpulan data primer dilakukan mulai dari pertengahan bulan September hingga akhir bulan Oktober. Kuesioner terdiri dari bagian demografi responden dan variabel-variabel yang mempengaruhi keputusan seseorang memilih tempat tujuan wisatanya, variabel tersebut didapat dengan melakukan survey awal/observasi dan wawancara. Total ada 141 responden dengan daerah asal responden mayoritas berasal dari Jawa Timur (79%) pada usia mayoritas berada di antara 18-27 tahun (55%). Mahasiswa merupakan pekerjaan terbanyak responden (34%). Sebagian besar responden berstatus belum menikah (64%) sedangkan kebanyakan responden berwisata bersama keluarga (52%) dan mengetahui tempat wisata dari teman mereka (41%). Sebagian besar responden merupakan tipe wisatawan yang menganggap liburan sebagai sarana refreshing dari rutinitas (Simplicity Searchers) dan rata-rata responden menghabiskan waktu sebanyak 1 hari (38%) untuk berlibur di tempat wisata di Karesidenan Madiun. Analisis Structural Equation Modeling dilakukan untuk mengetahui variabel-variabel mana yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan seseorang memilih tempat tujuan wisatanya (Destination Competitiveness). Dari analisis tersebut didapatkan 2 dari 5 variabel memiliki pengaruh posistif dan signifikan, variabel tersebut yaitu variabel Environmental Education dan Natural Resources. Analisis berikutnya yaitu analisis Multidimensional Scalling yang digunakan untuk memetakan presepsi responden dan didapatkan hasil bahwa dari 5 kabupaten di Karesidenan Madiun tidak ada kabupaten yang mirip satu sama lain berdasarkan presepsi responden. Sehingga usulan perbaikan yang diberikan akan berfokus kepada variabel Environmental Education dan Natural Resources, dan usulan perbaikan tersebut akan diberikan untuk masing-masing kabupaten. Usulan perbaikan untuk kabupaten Madiun yaitu memasang rambu-rambu tentang larangan merusak lingkungan, kegiatan memetik tanaman langsung dari pohonnya dan menambah jumlah tempat sampah. Usulan perbaikan untuk kabupaten Magetan yaitu memanfaatkan sawah/kebun yang dimiliki penduduk sekitar sebagai wisata tambahan, memasang poster untuk menjaga kebersihan dan melakukan himbauan langsung kepada pengunjung sebelum masuk berwisata. Usulan perbaikan untuk kabupaten Ngawi yaitu membentuk pemandu wisata, memberikan wisata edukasi di perkebunan teh dan membuat pembatas di sekitar objek wisata. Usulan untuk kabupaten Ponorogo yaitu penempatan petugas di tempat titik tertentu untuk memberikan informasi seputar taman tersebut dan membuat pembatas di sepanjang rute perjalanan mengelilingi taman. Usulan perbaikan untuk kabupaten Pacitan yaitu membuat paket wisata alternatif berupa paket pendidikan di tempat geo wisata dan membuat aturan larangan membawa makanan dan minuman ke bibir pantai.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Pariwisata, Destination Competitiveness, Structural Equation Modeling, Karesidenan Madiun, Pemetaan.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 25 Oct 2017 08:09
Last Modified: 25 Oct 2017 08:09
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/30991

Actions (login required)

View Item View Item