PENGEMBANGAN PERIKANAN DI DESA PUNGPUNGAN DAN MOJOSARI, KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO

Soesanti, Arum and Fatmawati, Akbarningrum and Simangunsong, Tuani Lidiawati and sulistyowati, wiwik (2017) PENGEMBANGAN PERIKANAN DI DESA PUNGPUNGAN DAN MOJOSARI, KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO. In: Konferensi Sinergi PKM-CSR, 19-22 Oktober 2017, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta.

[img]
Preview
PDF
025_Arum Soesanti_Universitas Surabaya.pdf

Download (465Kb) | Preview

Abstract

Desa Pungpungan dan Desa Mojosari terletak di Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro memiliki lokasi di tepi sungai Bengawan Solo sehingga kawasan tersebut memiliki potensi perikanan. Di Desa Mojosari, sarana produksi ikan yang telah digunakan adalah karamba sebanyak 6 unit dengan produksi 3 ton/tahun dan empang atau kolam seluas 1 hektar dengan produktivitas 6 ton/tahun. Di Desa Pungpungan, beberapa warga yang telah membudidayakan ikan air tawar dengan media kolam. Jenis ikan yang dibudidayakan adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak diminati konsumen yaitu ikan lele, patin dan sidat ikan gurami. Berdasarkan potensi yang dimiliki tersebut, Pemda Bojonegoro mempunyai visi untuk kawasan tersebut menjadi kawasan minapolitan. Namun permasalahan utama yang terjadi di kedua desa adalah mahalnya pakan ikan dimana selama ini peternak tergantung pada pakan ikan berupa pelet yang dibeli di daerah lain. Sehingga keuntungan yang didapatkan petani ikan ini sangat minim yaitu Rp.50.000 per 1000 ekor bibit. Minimnya keuntungan juga karena kapasitas kolam yang terbatas, ditambah dengan permasalahan penyediaan bibit, dimana selama ini bibit didapatkan dari luar daerah yang jaraknya cukup jauh. Jadi tujuan kegiatan pengabdian kepada mayarakat melalui program Iptek bagi Wilayah (IbW) adalah pengembangan perikanan di desa Pungpungan dan Mojosari melalui pengembangan kapasitas produksi perikanan, penyediaan pakan dan usaha pembenihan sehingga dampaknya adalah peningkatan kapasitas usaha perikanan dengan adanya penguatan, pengelolaan, dan peningkatan ketrampilan petani ikan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah melalui pelatihan dan pendampingan untuk budidaya ikan yang baik, pembuatan probiotik, pembuatan pakan ikan dan pembenihan. Adanya penambahan sarana dan prasarana bagi petani budidaya ikan lele baik dari swadaya masyarakat petani maupun program ini serta sosialisasi dan pelatihan manajemen pengelolaan kelompok petani budidaya ikan lele juga merupakan metode yang dilakukan untuk program ini. Hasil yang didapatkan pada kegiatan ini adalah sebelum program IbW dilaksanakan para petani ikan melakukan budidaya ikan lele dengan pengetahuan yang terbatas. Namun dengan program ini wawasan masyarakat bertambah sehingga menumbuhkan kelompok petani ikan baru, tentunya meningkatkan kapasitas produksi perikanannya. Pendampingan dalam budidaya ikan secara baik, pembuatan probiotik, budidaya cacing sutra dan pembuatan pakan ikan secara mandiri telah melengkapi pengetahuan dan ketrampilan petani ikan dalam melakukan usahanya. Begitu pula dengan indukan yang tersertifikat akan mempercepat pertumbuhan ikan dan mempercepat siklus panen ikan sehingga dapat menaikkan pendapatan petani ikan.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: budidaya, lele, pakan, pembenihan, Kalitidu
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Manufacturing Engineering
Depositing User: Arum Soesanti, S.T. 207018 61165
Date Deposited: 06 Nov 2017 11:21
Last Modified: 06 Nov 2017 11:21
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/31072

Actions (login required)

View Item View Item