Rancang Ulang dan Pembuatan Mold Tutup Galon Air Minum lsi Ulang dari Single menjadi Double Mold Cavity untuk Aplikasi pada Mesin Injection Manual

Candra, Susila and Haryono, Yon and Tengeara, Amelia (2009) Rancang Ulang dan Pembuatan Mold Tutup Galon Air Minum lsi Ulang dari Single menjadi Double Mold Cavity untuk Aplikasi pada Mesin Injection Manual. Prosiding Seminar Nasional VIII : Rekayasa dan Aplikasi Teknik Mesin di Industri. ISSN 1693 - 3168

[img]
Preview
PDF
4. SemNas VIII T Mesin ITENAS_Rancang Ulang dan Pembuatan Mold_SUSILA CANDRA_1.pdf

Download (3895Kb) | Preview
[img]
Preview
PDF
Sertifikat SemNas VIII T Mesin ITENAS_Rancang Ulang dan Pembuatan Mold_SUSILA CANDRA.pdf

Download (226Kb) | Preview

Abstract

Kebutuhan tutup galon Air Minum lsi Ulang Air terus meningkat, seiring dengan peningkatan kebutuhan air minum isi ulang di masyarakat. Dari hasil survey di beberapa tempat di Surabaya, bahwa kebutuhan tutup galon setiap bulan di depot-depot air minum isi ulang, rata-rata meningkat sekitar 188-298 buah/bulan/depot. Sedangkan para produsen pembuat tutup galon merasa kesulitan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi peningkatan kebutuhan tersebut. Salah satu penyebabnya tidak dapatnya ditingkatkan kapasistas produksi karena masih mempergukanan mold 1 cavity. Melihat hal tersebut, maka perlu kajian kemampuan mesin injeksi manual dan upaya merancang ulang mold tutup galon. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode analitik perancangan teknik untuk analisa mekanisme mesin dan perancangan mold. Hasil rancangan dan analisis teknik adalah bahwa mesin injeksi manual tenaga manusia masih mampu dipakai mencetak dengan mold 2 cavity (double mold cavity). Kebutuhan gaya injeksi di torok penekan, dengan menggunakan double mold cavity adalah sekitar 2,54 ton. Sedang kemampuan maksimal mesin injeksi manual adalah 3 ton. Berarti sekali injeksi, mesin injeksi manual tersebut mampu mencetak 2 tutup galon air sekaligus. Tipe mold yang dipakai adalah menggunakan 2 set mold base. Hasil analisis diperoleh perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses injeksi (cycle time) dengan mould 2 cavity tersebut relatif singkat yaitu 14,49 detik. Pembuatan prototype dilakukan dengan referensi hasil rancangan teknik dengan biaya pembuatan sebesar Rp 3,5 juta. Kemudian Uji performasi double mold cavity dilakukan untuk memastikan mesin injeksi manual dan double mold cavity dapat berfungsi dengan baik Tutup galon sisi ulang yang dihasilkan cukup baik dan tidak ada perbedaan yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan single mold cavity. Kapasistas produksi dapat ditingkatkan hampir 2 kali lipat untuk tiap mesinya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: tutup galon, mold, double mold cavity.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Manufacturing Engineering
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 31 Jan 2018 07:46
Last Modified: 14 Feb 2018 08:57
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/31585

Actions (login required)

View Item View Item