Tingkat Kecemasan Siswa SMU Kelas X Terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi

Sari, Henny Kumala (2006) Tingkat Kecemasan Siswa SMU Kelas X Terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi. [Undergraduate thesis]

[thumbnail of ED_238_Abstrak.pdf]
Preview
PDF
ED_238_Abstrak.pdf

Download (60kB) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151907

Abstract

Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performansi tertentu sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta didik berupa penguasaan terhadap seperangkat kompetensi tertentu. Terdapat dampak negatif karena siswa kelas X berada dalam masa transisi dari SL TP ke SMA dan proses belajar mengajar yang sangat jauh berbeda pada saat SLTP. Siswa diarahkan untuk belajar individual dan guru hanya memberikan umpan agar siswa lebih aktif serta kritis dalam proses belajar mengajar sehingga berdasarkan basil survei awal, para siswa kelas X mengalami kecemasan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kecemasan yang terjadi pada siswa kelas X terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subyek penelitian berjumlah 35 siswa kelas X yang bersekolah di SMUN 10 Surabaya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket kecemasan dan wawancara terhadap subyek yang memiliki tingkat kecemasan tinggi dan rendah. Data yang diperoleh akan dipaparkan dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi untuk menentukan tingkat kecemasan dan faktor -faktor lain yang mempengaruhi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan sebanyak 65.7% siswa kelas X cukup mengalami kecemasan. Ditinjau dari aspek kecemasan, aspek psikologis lebih banyak dialami oleh siswa kelas X yaitu dari re8J.g kecemasan tinggi sampai sangat tinggi yaitu 51.5% (p = 0.000, x2 = 28.304). Berdasarkan selisih mean kecemasan terhadap evaluasi dan metode mengajar (mean metode mengajar = 2.5820 dan mean evaluasi = 2.7774) maka aspek evaluasi lebih menimbulkan kecemasan bagi siswa. Ditinjau dari faktor -faktor kecemasan maka faktor lingkungan yang paling mempengaruhi kecemasan siswa SMU kelas X (p = 0.051, x2 = 16.877). Saran yang terutama bagi siswa adalah membuat jadwal kegiatan agar waktu belajar yang dimiliki cukup dan dapat belajar setiap hari sehingga tidak menimbulkan kecemasan bagi siswa saat diadakan ulangan, kuis tiba -tiba serta nilai ulangannya dapat bagus. Bagi pihak sekolah dan guru adalah menambah koleksi buku-buku, mengadakan pelatihan bagi guru seperti membuat materi pelajaran dengan menggunakan vcd, memberikan pelatihan strategi belajar kepada siswa khususnya mengenai strategi menghadapi ujian dan strategi manajemen waktu, memberikan terapi relaksasi, didengarkan musik relaksasi, dan membuat program kunjungan ke tempat -tempat yang dapat menambah pengetahuan bagi siswa, memutarkan film bagi siswa dan membuat pertanyaan yang nilainya dibuat sebagai nilai ujian dan kuis, membuat kelompok diskusi dan siswa melakukan presentasi sehingga tidak menimbulkan kecemasan.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: kecemasan, kurikulum berbasis kompetensi.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 05 Feb 2018 00:38
Last Modified: 05 Feb 2018 00:38
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/31601

Actions (login required)

View Item View Item