Analisis Biaya Kualitas dalam Usaha Perbaikan Proses di PT. Aneka Banusakti

Handayani, Yessy (2003) Analisis Biaya Kualitas dalam Usaha Perbaikan Proses di PT. Aneka Banusakti. [Undergraduate thesis]

[thumbnail of TM_2101_Abstrak.pdf]
Preview
PDF
TM_2101_Abstrak.pdf

Download (57kB) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135735

Abstract

PT. Aneka Banusakti adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pengecoran logam, produk utama yang dihasilkannya adalah cylinder liner. Dengan semakin bertambahnya perusahaan serupa yang berdiri, maka persaingan PT. Aneka Banusakti juga bertambah berat. Oleh karena itu PT. Aneka B anusakti dituntut agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas tetapi dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya. Agar dapat menjual produk cylinder liner dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya, maka PT. Aneka Banusakti perlu untuk menurunkan biaya produksinya. Salah satu penyebab tingginya biaya produksi PT. Aneka Banusakti dikarenakan banyaknya cacat yang timbul pada proses pembuatan cylinder liner. Jumlah cacat yang cukup besar ini menimbulkan biaya reject yang cukup besar pula dan sangat mempengaruhi biaya produksi dari PT. Aneka Banusakti terlebih lagi biaya reject ini merupakan suatu biaya kegagalan. Oleh karena itu diperlukan suatu analisis terhadap biaya kualitasnya sehingga perbaikan dalam proses pembuatan cylinder liner ini juga dapat dilakukan. Rencana perbaikan untuk mengurangi biaya kualitas adalah dengan mengurangi timbulnya cacat pada pembuatan proses cylinder liner. Perbaikan proses ini lebih diutamakan pada proses-proses yang menimbulkan jumlah cacat yang cukup besar yaitu cacat karena core rusak, cacat keropos, cairan kurang, core inklusi, dan produk belang. Implementasi usulan perbaikan berhasil mengurangi jumlah cacat pada tiap-tiap proses. Pada proses core making jumlah cacat berkurang dari I, 12% menjadi 0,87%, pada proses centrifugal casting jumlah cacat berkurang dari 2,95% menjadi 2,44%, pada proses felling gerinda jumlah cacat berkurang dari 5,99% menjadi 4,68%, pada proses roughing luar jumlah cacat berkurang dari 2,92% menjadi 1,89%, pada proses roughing dalam jumlah cacat berkurang dari I ,02% menjadi 0,84% pada proses finish dalam jumlah cacat berkurang dari 2,29% menjadi 1,73%%, pada proses facing jumlah cacat berkurang dari 1,56% menjadi 1,34%, pada proses finish luar jumlah cacat berkurang dari 2,84% menjadi 1,91%, pada proses grinding jumlah cacat berkurang dari 1,24% menjadi 0, 96%, serta menghemat biaya produksi untuk proses foundry sebesar II, 79% dan untuk proses machining sebesar 4,75%.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 03 Jul 2018 01:40
Last Modified: 03 Jul 2018 01:40
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/32605

Actions (login required)

View Item View Item