Aplikasi Ergonomi dengan Rapid Upper Limb Assessment Untuk Perancangan Fasilitas Kerja Pada Bagian Pengepakan dan Quality Control di PT. Nyoto Plastik Sidoarjo

Pramana, Antonius Budi (2004) Aplikasi Ergonomi dengan Rapid Upper Limb Assessment Untuk Perancangan Fasilitas Kerja Pada Bagian Pengepakan dan Quality Control di PT. Nyoto Plastik Sidoarjo. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TM_2127_Abstrak.pdf

Download (45Kb) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/135795

Abstract

PT. Nyoto Plastik adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penginjeksian bijih plastik menjadi barang-barang keperluan sehari-hari, barang elektronik, barang mainan dan barang-barang sesuai dengan keinginan dari konsumen. Fokus penelitian ditujukan kepada bagian pengepakan. Bagian pengepakan dibagi menjadi 2 yaitu pengemasan nonelektronik terdiri dari pengemasan tas plastik besar dan tas plastik kecil dan kardus kecil. Sedangkan bagian pengemasan elektronik yaitu pengernasan tas plastik besar. Pada kondisi awal untuk pengemasan tas plastik besar baik dari elektronik maupun non elektronik bekeija dengan duduk di lantai yang menyebabkan rasa sakit pada bagian tubub tertentu dan juga ketidaknyarnanan. Untuk pengemasan tas plastik kecil dan kardus kecil mengalami kesulitan pada waktu menggunakan selotip. Layout awal dimana tempat keija yang berantakan membuat ketidaknyarnanan dalam lalu lalang operator dan barang basil pengepakan. Untuk mengurangi keluhan akan kelelahan pekeija maka dirancangkan fasilitas keija berupa meja, kursi, dan alat pemotong selotip. Penelitian dimulai dengan wawancara dan penyebaran kuesioner awal (body map, meja kursi, alat pemotong selotip) kepada para pekeija untuk melihat kondisi keija mula-mula yang menyebabkan rasa sakit. Untuk melihat kondisi awal digunakan juga metode Rapid Upper Limb Assessment untuk mengetahui postur tubub dari pekeija yang melakukan aktivitas dalam posisi duduk. Didapatkan kondisi duduk mendapat skor 7 yang berarti harus segera diadakan investigasi dan perubahan untuk kondisi tersebut dan menjadi landasan berpikir untuk usulan perancangan meja dan kursi. Untuk pekeija pengemasan tas plastik kecil dan kardus kecil menggunakan analisis pemilihan alternatif alat pemotong selotip. Selanjutnya dengan menggunakan data anthropometri dilakukan perancangan meja kursi dan alat pemotong selotip yang ergonomis. Biaya perancangan alat yang baru sebesar Rp 190.000,-dengan bahan dasar dari plat besi dan stainless steel. Lalu dilakukan pula pengukuran denyut nadi konsumsi, energi, pengukuran waktu keija dan work sampling juga melakukan usulan layout yang barn untuk bagian quality Control dan pengepakan dan perancangan tata letak. Setelah fasilitas keija barn diimplementasikan dan dilakukan analisis dengan penyebaran kuesioner body map dan perhitungan waktu keija usulan maka dilakukan uji paired comparison untuk mengetahui perbedaan dari denyut nadi, waktu standar, dan tingkat rasa sakit. Dari basil ini dilibat bahwa pekerja mengalami penurunan tingkat rasa sakit, dan kelelahan yang dilihat dari kuesioner body map dan data denyut nadi. Khusus pekeija pengernasan tas plastik kecil dan kardus besar dan kardus kecil tidak ada perbedaan tingkat kelelahan. Selain itu teijadi penurunan tingkat konsumsi energi untuk pekeija A, B, dan C. Allowance mengalami penurunan yang menandakan peningkatan kenyamanan. Untuk pekerja A dan B sebesar 0,36% dan pekeija C 1,27%. Peningkatan juga teijadi pada output pengemasan. Untuk pekeija A sebesar 12,73%, pekeija B sebesar 2,96%, dan pekeija C sebesar 6,54%.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Metode RULA, sampling keija, paired comparison, waktu dan output standard
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 26 Jun 2019 05:35
Last Modified: 26 Jun 2019 05:35
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/34909

Actions (login required)

View Item View Item