Tinjauan Yuridis Pemberian Izin Konsesi oleh Bupati Indragiri Hilir Kepada PT. THIP

Sukamdani, Steven (2019) Tinjauan Yuridis Pemberian Izin Konsesi oleh Bupati Indragiri Hilir Kepada PT. THIP. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AN_702_Abstrak.pdf

Download (62Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/253196

Abstract

Pengaturan penataan ruang ditujukan untuk mengatur tata ruang disuatu wilayah. Khususnya di Provinsi Riau yang merupakan salah satu wilayah di bagian tengah Pulau Sumatera yang kaya akan sumber dayanya mulai dari gas alam, minyak bumi, karet, hingga kelapa sawit. Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemanfaatan sumber daya alam secara optimal, terpadu, dan efisien diperlukan suatu kaidah penataan ruang sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Penataan ruang sebagai suatu sistem perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain. Dasar pemanfaatan ruang kawasan hutan khususnya di Provinsi Riau berupa izin pemanfaatan ruang. Dimana terdapat salah satu perusahaan yang bergerak dibidang budidaya kelapa sawit yang diberikan izin konsesi oleh Bupati Indragiri Hilir untuk mengelola kawasan hutan di Riau yaitu PT. THIP yang berlokasi di Kabupaten Indragiri Hilir. Pemberian izin konsesi tersebut diharapkan memberikan hasil kinerja pengelolaan hutan yang dapat menyejahterahkan masyarakat. Tetapi dalam perkembangannya, pemberian izin konsesi tersebut telah menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem di sekitar Suaka Margasatwa Kerumutan.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Penataan Ruang, Pemberian Izin Konsesi, Provinsi Riau.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 03 Jul 2019 07:44
Last Modified: 03 Jul 2019 07:44
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/34966

Actions (login required)

View Item View Item