Perbedaan Tingkat Kecemasan Persalinan Ditinjau dari Keikutsertaan dalam Kursus Persalinan dengan Mengendalikan Dukungan Sosial Suami

Nugraheni, Astari (1999) Perbedaan Tingkat Kecemasan Persalinan Ditinjau dari Keikutsertaan dalam Kursus Persalinan dengan Mengendalikan Dukungan Sosial Suami. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/139682

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat kecemasan menjelang persalinan antara yang mengikuti kursus persalinan dan yang tidak mengikuti kursus persalinan dengan mengendalikan dukungan sosial suami. Diasumsikan bahwa ibu yang mengikuti kursus persalinan tingkat kecemasan yang cenderung rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak mengikuti kursus persalinan. Juga untuk mengetahui seberapa besar dukungan sosil suami mempengaruhi tingkat kecemasan menjelang persalinan. Teknik pengambilan sampel disini dilakukan dengan quota sampling pada ibu hamil anak pertama di rumah sakit ST Vincentius A Paulo Surabaya. Metode pengumpulan data menggunakan angket terbuka untuk identitas pribadi dan angket tertutup untuk mengungkapkan kecemasan menjelang persalinan dan dukungan sosial suami. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan menjelang persalinan antara yang mengikuti kursus persalinan dan yang tidak mengikuti kursus persalinan dengan mengendalikan dukungan sosial suami (F=35,375 pada p <0,01) hasil ini diperoleh melalui perhitungan Simple Factorial ANOVA. Hal ini juga dilihat secara lebih terinci dengan menggunakan Oneway ANOVA diperoleh hasil F = 3,061, df = 1 pada p > 0,05 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan tingkat kecemasan persalinan antara ibu yang mengikuti kursus persalinan dan yang tidak mengikuti kursus persalinan. Di samping itu juga dilakukan perhitungan yang lebih terinci untuk menguji hubungan antara kocemasan menjelang persalinan dengan dukungan sosial suami dengan menggunakan Regression Linier yang menunjukkan hasil F = 30,578, df = 1,38 pada p < 0,0l dengan sumbangan efektif sebesar 44,6% yang berarti ada hubungan yang sangat signifikan antara kecemasan persalinan dengan dukungan sosial suami. Ini dapat ditarik kesimpulan bahwa keikutsertaan dalam kursus persalinan tidak menjadi masalah selagi mereka memperoleh dukungan yang memadai dari suami. Oleh karena itu keterlibatan suami selama kehamilan hingga menjelang persalinan mutlak diperhatikan mengingat pengaruhnya yang begitu besar terhadap kecemasan menjelang persalinan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 15 Jul 2013 05:18
Last Modified: 15 Jul 2013 05:18
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/3513

Actions (login required)

View Item View Item