Analisis Drug Related Problem (DRP) pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Rawat Inap di sebuah Rumah Sakit di Bali

Suryaningsih, Ni Putu Aryati (2013) Analisis Drug Related Problem (DRP) pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Rawat Inap di sebuah Rumah Sakit di Bali. Masters thesis, University of Surabaya.

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/233285

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia dengan peningkatan insiden dan prevalensi, outcome yang buruk serta biaya yang tinggi. Pasien PGK memiliki risiko mengalami masalah-masalah terkait obat atau Drug Related Problem (DRPs). Penelitian bertujuan untuk mengetahui frekuensi dan jenis terjadinya DRPs pada pasien PGK stage 3,4, dan 5 rawat inap di sebuah Rumah Sakit di Bali serta mengetahui hal-hal yang menyebabkan terjadinya DRPs. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan dengan dua pendekatan yang berkesinambungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pada tahap kuantitatif dilakukan secara observasional dan tahap kualitatif melalui wawancara dengan tenaga kesehatan. Pengumpulan data dilakukan pada November 2011 - Februari 2012. Sebanyak 58 pasien yang diikuti secara prospektif, yang kemudian dikelompokkan ke dalam stage 3, 4 dan 5. Data kuantitatif yang diperoleh melalui observasi akan dianalisis secara deskriptif. Data kualitatif yang diperoleh dari wawancara kemudian dianalisis dengan membuat transkrip kemudian menentukan tema atau kategori dari transkrip tersebut untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya DRPs. DRPs tersering adalah Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD) sebanyak 68,39% dan penyebab (causes) tersering adalah terkait pemilihan dosis sebanyak 38,55% dan terkait dengan asuransi sebesar 5,16%. Hal-hal yang mempengaruhi terjadinya DRPs yaitu kebijakan, ketersediaan obat, komunikasi, keterbatasan sumber daya, error atau kesalahan tidak disengaja, pengetahuan dan persepsi terhadap outcome. DRP yang paling sering terjadi adalah (ROTD) dengan penyebab yang paling sering pemilihan dosis selain itu disebabkan karena pemilihan obat, bentuk sediaan obat dan proses penggunaan obat. Perlunya adanya farmasi di ruangan yang bertugas untuk melihat terapi dan obat-obatan yang diterima pasien

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Ginjal Kronik, Drug Related Problem
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Clinical Pharmacy
Depositing User: Perpustakaan UBAYA
Date Deposited: 18 Jul 2013 04:23
Last Modified: 18 Jul 2013 04:23
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/3633

Actions (login required)

View Item View Item