Pengaruh Frekuensi Interaksi Dokter dengan Farmasis Klinis Terhadap Persepsi Dokter Mengenai Peran Farmasis Klinis di Beberapa Rumah Sakit Wilayah Kota Surabaya

., Yuliani (2013) Pengaruh Frekuensi Interaksi Dokter dengan Farmasis Klinis Terhadap Persepsi Dokter Mengenai Peran Farmasis Klinis di Beberapa Rumah Sakit Wilayah Kota Surabaya. Masters thesis, University of Surabaya.

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/233293

Abstract

Kolaborasi farmasis klinis dan dokter dapat meningkatkan keamanan dan keefektifan pengobatan, serta menurunkan biaya terapi. Dokter dapat menerima saran atau kontribusi dari farmasis sangat bergantung dengan persepsi mereka terhadap peran farmasis. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui persepsi dokter dan pengaruh frekuensi interaksi dokter dengan farmasis klinis terhadap persepsi dokter mengenai peran farmasis klinis. Desain Penelitian: Penelitian ini dibagi 2 tahap yaitu tahap kuantitatif dilanjutkan tahap kualitatif. Pada tahap kuantitatif berupa penelitian cross sectional menggunakan teknik kuesioner yang didistribusikan pada 89 responden kepada 2 rumah sakit di surabaya. Pada tahap kualitatif menggunakan teknik in-depth interview. Hasil: Dokter (98,88%) setuju bila farmasis klinis berperan mengidentifikasi dan mencegah kesalahan peresepan, dokter (93,26%) mengharapkan farmasis klinis memiliki pengetahuan yang luas mengenai obat dan terapi obat, mayoritas dokter (77,53%) pernah mengalami peran farmasis klinis sebagai sumber informasi yang bisa dipercaya mengenai obat secara umum. Terdapat 3 peran farmasis klinis menurut dokter yaitu farmasis klinis berperan sebagai sumber informasi mengenai obat, sebagai partner dokter dalam manajemen terapi obat, dan farmasis klinis berperan dalam manajemen obat. Analisa pengaruh frekuensi interaksi antara dokter dengan farmasis klinis terhadap persepsi menunjukkan nilai α lebih dari 0.05). Kesimpulan: Dokter menerima dan berharap adanya kontribusi dari peran farmasis klinis tetapi interaksi farmasis klinis dirasa kurang. Pada penelitian ini tidak terbukti adanya pengaruh frekuensi interaksi dokter dengan farmasis klinis terhadap peran farmasis klinis

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: persepsi dokter, farmasis klinis, interaksi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Clinical Pharmacy
Depositing User: Perpustakaan UBAYA
Date Deposited: 18 Jul 2013 04:21
Last Modified: 18 Jul 2013 04:21
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/3635

Actions (login required)

View Item View Item