Kepuasan Perkawinan Pada Istri Ditinjau Dari Tempat Tinggal

Surya, Tjwa Fenny (2013) Kepuasan Perkawinan Pada Istri Ditinjau Dari Tempat Tinggal. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/232916

Abstract

Kepuasan perkawinan merupakan hal penting karena ketika kepuasan perkawinan tidak tercapai salah satu dampaknya adalah perceraian. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kepuasan perkawinan salah satunya hubungan dengan keluarga pasangan. Saat ini masih ditemukan pasangan yang tinggal dengan mertua. Tinggal dengan mertua berbeda dengan tinggal sendiri karena tinggal dengan mertua memungkinkan mertua terlibat dalam perkawinan pasangan tersebut yang dapat memunculkan konflik. Adanya konflik dengan mertua ini mempengaruhi kepuasan perkawinan pada istri. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan kepuasan perkawinan pada istri ditinjau dari tempat tinggal yaitu tinggal dengan mertua dan tinggal sendiri. Pada penelitian ini mengambil 60 subjek yaitu masing-masing kelompok berjumlah 30 orang. Subjek penelitian adalah istri-istri pada usia dewasa awal (23-40) dan bertempat tinggal dirumah mertua dan tinggal dirumah sendiri. Metode pengumpulan subjek snowball dan pengambilan data menggunakan angket yang diadaptasi dari ENRICH Marital Satisfaction yang digunakan oleh Tommey (2002) dan diterjemahkan oleh peneliti. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji independent sample t-test untuk mengetahui apakah ada perbedaan kepuasan perkawinan dari kedua kelompok subjek, dan analisis regresi untuk melihat aspek kepuasan kepuasan yang paling berpengaruh pada kepuasan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan kepuasan perkawinan dari subjek yang tinggal dengan mertua dan subjek tinggal sendiri (t = -0,367; p = 0,715 p> 0,05). Pada hasil analisis regresi didapatkan hasil aspek kepuasan perkawinan yang berpengaruh pada kepuasan perkawinan adalah aspek Communication (8,5750), Idealistic Distortion (6,4452) , Family and Friends (5,1520). Kepuasan perkawinan pada kedua kelompok subjek tergolong tinggi. Status tinggal dengan mertua ini membuat mertua terlibat dalam rumah tangga subjek dan beresiko memunculkan konflik dengan mertua namun sikap suami menjadi penengah dalam konflik tersebut juga membuat kepuasan perkawinannya tinggi, selain itu keterlibatan mertua tidak selalu membantu dampak negatif namun dengan adanya mertua pasangan terbantu secara finansial dan juga pengasuhan anaknya (cucu). Saran untuk istri yang tinggal dengan mertuanya untuk dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan mertua, mengkomunikasikan keinginan bersama sehingga tercapai kepuasan bersama.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Kepuasan Perkawinan, Tempat Tinggal
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 19 Jul 2013 03:18
Last Modified: 19 Jul 2013 03:18
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/3770

Actions (login required)

View Item View Item