Perbedaan Penggunaan Alat Potong Tahu Yang Tidak Ergonomis Dengan Alat Potong Tahu Yang Ergonomis Terhadap Hasil Kerja

Indrawati, Kiki (2001) Perbedaan Penggunaan Alat Potong Tahu Yang Tidak Ergonomis Dengan Alat Potong Tahu Yang Ergonomis Terhadap Hasil Kerja. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148925

Abstract

Setiap perusahaan harus memperhatikan aspek ergonomi dalam meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan keselamatan kerja karyawannya sehingga dapat meningkatkan produktivitas kinerja dari karyawan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menerapkan aspek ergonomi pada alat potong tahu di perusahaan tahu "Batak" Lumajang. Dengan menggunakan alat potong tahu yang berbeda dilihat bagaimana pengaruhnya terhadap hasil kerja dengan mengontrol kelelahan kerja. Hasil kerja terdiri atas dua bagian yaitu kecepatan (kuantitas) dan ketepatan (kualitas). Pada kelelahan kerja dilihat dari dua aspek yaitu aspek fisik dan aspek mental. Penelitian ini merupakan penelitian experimental yang dilakukan dengan membuat alat potong tahu baru yang lebih ergonomis. Desain eksperimen yang digunakan adalah "treatment by subject design" karena keseluruhan subyek dikenai semua perlakuan dan perbandingan dengan dirinya sendiri. Dalam penelitian ini terdapat dua alat potong tahu yaitu alat potong tahu lama yang tidak ergonomis dan alat potong tahu baru yang ergonomis. Alat potong tahu lama yang tidak ergonomis terdiri atas pisau dan besi untuk mengukur, cara kerjanya harus dilakukan pemotongan secara berulang dan membungkuk. Sedangkan alat potong tahu baru yang ergonomis terdiri atas meja dan pisau. Pisau yang digunakan berfungsi sebagai pengukur dan pemotong dan mejanya bisa diputar dan dalam memotong tidak perlu membungkuk. Terdapat tiga jenis variable dalam penelitian, dua variabel bebas, yaitu alat potong tahu lama yang tidak ergonomis dan alat potong tahu baru yang ergonomis, satu variabel bergantung, yaitu hasil kerja, dan satu variabel kontrol, yaitu kelelahan kerja. Tebnik sampling yang digunakan adalah "total subject sampling", sampel terdiri atas 10 karyawan yang bekerja dibagian pemotongan tahu. Data untuk hasil kerja diperoleh dengan mengukur kecepatan kerja dengan menggunakan stop watch dan membandingkan banyaknya kerusakan. Data untuk kelelahan kerja diperoleh dengan menggunakan alat ukur kelelahan reaction time. Selain itu juga dilakukan pengambilan data dengan wawancara. Selanjutnya, data yang diperoleh diolah dengan menggunakan tehnik analisis Wilcoxon (Wilcoxon Sign Test). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan alat potong tahu terhadap hasil kerja p<0,05. Ada pengaruh penggunaan alat potong tahu terbadap kelelahan kerja p<0,05. Antara pretes dan posttes pada kelelahan kerja dengan menggunakan alat lama dan baru menunjukkan adanya perbedaan p<O,OS. Secara umum, dapat dikatakan bahwa penggunaan alat potong tahu yang berbeda akan memberikan pengaruh yang berbeda pula pada hasil kerja dengan mengontrol kelelahan kerja.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 25 Jul 2013 07:33
Last Modified: 25 Jul 2013 07:33
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/3955

Actions (login required)

View Item View Item