Implementasi Total Quality Control (TQC) di PT Industri Sandang II Patal Grati

., Telly and ., Trilianty (1998) Implementasi Total Quality Control (TQC) di PT Industri Sandang II Patal Grati. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/232736

Abstract

Proyek Patal Grati adalah Pabrik Pemintalan Grati yang memproduksi benang single carded yarn yang terbuat dari polyester dan rayon. Jenis benang tersebut adalah sebagai berikut: PR 20/1, PR 30/1, PR 45/1 dan Pr 60/1. PR menunjukkan bahwa benang tersebut dibuat dari polyester dan rayon dan tanda "/1" menunjukkan benang tersebut berupa single carded yarn. Pentingnya penerapan TQC bagi perusahaan-perusahaan industri adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan agar perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Keberhasilan dari setiap perusahaan di dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya tidaklah datang dengan sendirinya melainkan ditopang dengan segala bentuk usaha baik dari segi manajemen, teknologi, pengendalian mutu dan sebagainya.Pokok permasalahan yang dihadapi perusahaan pada umumnya adalah dalam proses produksi sering terjadi proses pengerjaan ulang (rework) yang merupakan kerugian bagi perusahaan karena jumlah produk yang dihasilkan lebih sedikit sedangkan biaya membesar. Dengan mengurangi proses rework juga akan meningkatkan mutu produk atau kualitas produk dimana pemrosesan kembali produk yang cacat (reused waste) sebagai bahan baku akan semakin berkurang sehingga bahan baku yang digunakan akan semakin lebih baik. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bermaksud untuk membantu PT. Industri Sandang II Unit Patal Grati dalam menerapkan Total Quality Control (TQC) tersebut. Tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam menerapkan Total Quality Control (TQC) di PT. Industri Sandang II Patal Grati adalah tahap orientasi yaitu : orientasi pada perusahaan dan orientasi literatur, tahap implementasi gugus kendali mutu (GKM) kemudian tahap Kesimpulan dan Saran. Data yang dikumpulkan meliputi biaya-biaya yang terlibat pada setiap tahapan proses dan kemudian diolah dengan program statgraf untuk melihat pada proses mana banyak terjadi ketidaksesuaian (cacat) terhadap spesifikasi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Karakteristik-karakteristik yang ada di proses Ring S.F mempunyai prosentase cacat hampir sama besar sehingga perlu diketahui apakah Nomer, Kekuatan helai, Mulur dan TPI mempunyai hubungan atau saling mempengaruhi, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Gugus Kendali Mutu (GKM) pada departemen Ring S.F. yang dilaksanakan pada bulan Desember 1997.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Sasmito 200051
Date Deposited: 18 Dec 2013 04:06
Last Modified: 18 Dec 2013 04:06
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/4005

Actions (login required)

View Item View Item