Pengaruh Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS) terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

Kristianto, Franciscus Cahyo and Sari, Devi Lina and Kirtishanti, Aguslina (2021) Pengaruh Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS) terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 22 (2). pp. 201-207. ISSN 2722-8169

[thumbnail of Amelia Lorensia_Pengaruh Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS).pdf] PDF
Amelia Lorensia_Pengaruh Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS).pdf

Download (472kB)
Official URL / DOI: http://comphi.sinergis.org/index.php/comphi/articl...

Abstract

Menurut laporan International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2019, diprediksi bahwa secara global, jumlah penderita diabetes mellitus (DM) akan mengalami peningkatan sebesar 51% pada tahun 2045. Peningkatan jumlah penderita DM ini akan diikuti dengan peningkatan jumlah komplikasi di seluruh organ tubuh dan akan mempengaruhi kualitas hidup. Tindakan pencegahan komplikasi telah dilakukan oleh BPJS melalui Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS), dengan tujuan agar peserta penyakit kronis dapat mencapai kualitas hidup yang optimal, salah satunya ditandai dengan terkontrolnya kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PROLANIS terhadap kepatuhan pasien dalam minum obatnya serta kontrol gula darah pasien. Metode penelitian menggunakan desain observasi terhadap dua kelompok pasien DM tipe 2, (1) pasien yang mengikuti Program Penanggulangan Penyakit Kronis dan (2) pasien yang tidak mengikuti Program Penanggulangan Penyakit Kronis, untuk kemudian dianalisis tingkat kepatuhan dan kadar gula darahnya pada hari ke-0 dan ke-30. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada hari ke-30, kadar gula darah kedua kelompok penderita DM tipe 2 berbeda (p=0,019), risiko tidak terkontrolnya kadar gula darah pada kelompok yang mengikuti Program Penanggulangan Penyakit Kronis 0,53 kali lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengikuti program (risk ratio=0,53). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara partisipasi pasien dalam Program Penanggulangan Penyakit Kronis dengan kepatuhan pengobatan sehingga berdampak pada terkontrolnya kadar gula dalam darah pasien.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: diabetes melitus tipe 2; gula darah; kepatuhan; program penganggulangan penyakit kronis; PROLANIS
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Ester Sri W. 196039
Date Deposited: 25 Aug 2021 08:17
Last Modified: 26 Aug 2021 03:20
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/40086

Actions (login required)

View Item View Item