Terapi Favipiravir Pada Subyek Covid-19 Derajat Sedang Tanpa Gangguan Liver Di RS Pusat Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso

Brisbane, Hastutik Cairn and Rahem, Abdul and Purnamayanti, Anita and Rusli, Adria (2022) Terapi Favipiravir Pada Subyek Covid-19 Derajat Sedang Tanpa Gangguan Liver Di RS Pusat Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 7 (2). (Submitted)

[thumbnail of Penerimaan Artikel Untuk Dipublikasikan Hastutik Cairn Brisbane.pdf] PDF
Penerimaan Artikel Untuk Dipublikasikan Hastutik Cairn Brisbane.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of Artikel JIIS_Hastutik Cairn Brisbane.pdf] PDF
Artikel JIIS_Hastutik Cairn Brisbane.pdf

Download (306kB)

Abstract

Wabah virus corona yang pertama kali berjangkit pada Desember 2019 di Wuhan, China, saat ini telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi dan dikenal dengan Corona Virus Infection Disease 2019 (Covid-19). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil terapi favipiravir pada pasien rawat inap COVID-19 sedang tanpa gangguan hati di RSUD Prof. dr. RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional yang dilakukan secara retrospektif. Semua pasien dalam penelitian ini menerima dosis muatan favipiravir 2 kali sehari 1600 mg pada hari pertama, dan dua kali sehari 600 mg mulai hari ke-2 terapi. Hasil penelitian adalah 81 pasien rawat inap Covid-19 sedang tanpa riwayat atau saat ini sedang mengalami gangguan liver yang dirawat di rumah sakit pada periode Oktober 2020 - Juli 2021, yang terbanyak berjenis kelamin perempuan (56%). Cara masuk rumah sakit terbanyak adalah rujukan mandiri ke Prof. dr. Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (83%), rujukan pelayanan primer (Puskesmas) (12%), dan rumah sakit rujukan lainnya (5%). Tidak terdapat penyakit penyerta pada 74,1% subjek. Dari 25,9% subjek dengan penyakit penyerta, sebagian besar pasien menderita hipertensi (29%); hipertensi, dan penyakit kardiovaskular (17%). diabetes (12%); diabetes dan hipertensi (12%); asma (12). Tidak terdapat subjek yang mengalami peningkatan transaminase hati (ALT, AST), maupun ALP dan bilirubin total. Delapan puluh satu pasien sembuh (12%) dengan hasil tes PCR negatif atau membaik (88%) pada akhir terapi

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Clinical Pharmacy
Depositing User: Hastutik Cairn Brisbane
Date Deposited: 04 Feb 2022 07:49
Last Modified: 04 Feb 2022 07:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/41170

Actions (login required)

View Item View Item