Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah Bersih Terkontaminasi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya

Nisak, Nurul Akhirin and Yulia, Rika and Hartono, Ruddy and Herawati, Fauna (2022) Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah Bersih Terkontaminasi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Jurnal Pharmascience, 9 (1). pp. 1-10. ISSN -Print. 2355 – 5386; ISSN-Online. 2460-9560

[thumbnail of Rika Yulia_Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah.pdf] PDF
Rika Yulia_Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah.pdf

Download (910kB)
Official URL / DOI: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pharmasci...

Abstract

Bedah bersih terkontaminasi merupakan prosedur bedah yang dilakukan pada traktus bilier, traktus urinarius, respiratorius dan digestif, reproduksi kecuali ovarium atapun operasi tanpa disertai kontaminasi yang nyata. Bedah bersih terkontaminasi memiliki potensi terjadinya infeksi sebesar 3-11% untuk mencegah dan mengatasi terjadinya infeksi diperlukan pemberian antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik dalam satuan Defined Daily Dose (DDD)/100 patient-days pada pasien bedah bersih terkontaminasi di RS Bhayangkara Surabaya. Metode penelitian dilakukan secara retrospektif observasional pada pasien rawat inap bedah dalam periode 1 Januari-31 Desember 2020. Hasil penelitian didapatkan 40 data medis kesehatan pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Total nilai DDD/100 patient-days antibiotik profilaksis tertinggi adalah ceftriaxone 25 DDD/100 patient-days, sedangkan antibiotik terapi yang paling tinggi adalah amoxicillin 38,35 DDD/100 patient-days. Antibiotik yang termasuk dalam segmen DU 90% pada penggunaan antibiotik profilaksis adalah ceftriaxone, cefazolin, dan amoxicillin; sedangkan untuk antibiotik terapi adalah amoxicillin, ceftriaxone, metronidazole, dan cefadroxil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada bedah bersih terkontaminasi tinggi dan jenis antibiotik yang paling banyak digunakan adalah antibiotik golongan sefalosporin generasi 3 (ceftriaxone) yang spektrum antibakterinya lebih luas daripada antibiotik golongan sefalosporin generasi 2 (cefazolin).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: DDD/100 patient-days, Bedah Bersih Terkontaminasi, Antibiotik
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Ester Sri W. 196039
Date Deposited: 17 Mar 2022 03:06
Last Modified: 17 Mar 2022 04:16
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/41576

Actions (login required)

View Item View Item