Hubungan Kepuasan Kerja dan Kecerdasan Emosional Dengan Agresivittas Karyawan

Cahyawati, Evana Rantau (2002) Hubungan Kepuasan Kerja dan Kecerdasan Emosional Dengan Agresivittas Karyawan. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148940

Abstract

Fenomena menarik dari sejumlah aksi unjuk rasa yang terjadi, terlepas dari keterlibatan unsur po1itik atau adanya provokasi dari pihak luar, ada tuntutan buruh yang terkesan mengada-ada dan tidak rasional seolah mereka tidak mau lagi kompromi dan memahami kondisi perusahaan yang mungkin sedang kesulitan menghadapi krisis moneter. Dalam dunia kerja ekspresi agresivitas dapat terwujud antara lain dalam bentuk peri1aku unjuk rasa atau mogok kerja (Myers, 1988). Masalah-masalah yang timbul pada buruh bisa disebabkan oleh faktor eksternal atau faktor internal. Faktor eksternal yang diduga mempengaruhi agresivitas yaitu kepuasan kerja misalnya faktor upah, kondisi kerja, rasa aman dan kesempatan untuk mengembangkan diri atau kesempatan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi. Sedangkan faktor internal salah satunya misalnya kecerdasan emosional yang intinya adalah kemampuan untuk mengelola emosi secara efektif sehingga dapat digunakan secara efektif pula. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui hubungan kepuasan kerja dan kecerdasan emosional dengan agresivitas karyawan. Subyek penelitian ini adalah para karyawan produksi PT Keramik Diamond Industries Driyorejo, Gresik dan berstatus pegawai tetap. Jumlah sampel 62 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan angket untuk mengungkap kepuasan kerja, kecerdasan emosional dan agresivitas. Hasil analisis statistik hipotesa mayor menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dan kecerdasan emosional dengan agresivitas (F = 3,862 dan nilai p < 0,05). Hasil analisis hipotesis minor, diketahni bahwa dengan mengontrol kepuasan kerja, terdapat hubungan yang tidak signifikan antara kecerdasan emosional dan agresivitas (rpar = -0,0884 dan p > 0,05). Dengan mengontrol kecerdasan emosional, terdapat hubungan yang signiftkan antara kepuasan kerja dan agresivitas (r .. ,= o,3397 dan p < 0,05). Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, ditemukan bahwa sebagian besar subyek penelitian memiliki kategori agresivitas sedang, kepuasan kerja pada kategori yang tinggi dan kecerdasan emosional juga pada kategori tinggi. Pada analisis aspek agresivitas, aspek verbal emosional menunjukkan hasil yang sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa selain faktor kepuasan kerja dan faktor kecerdasan emosional kemungkinan masih ada faktor lain yang mempengaruhi munculnya agresivitas verbal emosional, misalnya dari pihak perusahaan, dalam menanggapi suatu permasalahan, pihak perusahaan kurang dapat menanggapi permasalahan itu dengan baik sehingga karyawan berusaha melawan pihak perusahaan dengan menggunakan agresivitas verbal emosional. Bagi pengembangan penelitian disarankan untnk mengungkapkan pengaruh kepuasan kerja dan kecerdasan emosional dengan agresivitas lebih akurat misalnya melalui wawancara mendalam dan dalam pembuatan angket perlu memperhatikan kemungkinan adanya social desirability. Disarankan juga bagi pihak perusahaan khususnya PT. Keramik Diamond Industries hendaknya memperhatikan informasi mengenai kondisi perusahaan misalnya agresivitas karyawan. Bagi para karyawan produksi khususnya untuk para karyawan yang menjadi subyek penelitian disarankan untuk lebih dapat meningkatkan kesadaran dalam arti lebih bersikap dewasa terutama dalam menghadapi suatu permasalahan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 01 Aug 2013 08:30
Last Modified: 01 Aug 2013 08:30
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/4284

Actions (login required)

View Item View Item