Pengendalian Persediaan Bahan Baku Plywood di PT Ardi Indah

Angkawijaya, Susy (1996) Pengendalian Persediaan Bahan Baku Plywood di PT Ardi Indah. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/232522

Abstract

PT Ardi Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri mebel dengan merek ARINDAH. Bahan baku utama yang digunakan adalah kayu rarnin, sedangkan bahan baku penunjang dengan prosentase pemakaian tertinggi berupa plywood. Karena prosentase pemakaiannya mencakup hampir 35% dari total pemakaian bahan maka pengendalian persediaan bahan baku plywood perlu dilakukan. Bahan baku plywood terdiri dari Block Board, Triplek, Particle Board dan Lumber core dengan ketebalan yang bervariasi. Kondisi yang ada di perusahaan ini adalah sering terjadi penumpukkan bahan baku plywood yang tentunya menimbulkan biaya yang cukup besar. Hal ini disebabkan karena pihak perusahaan memesan hanya berdasarkan pengalaman dan intuisi saja. Dari kondisi tersebut selanjutnya akan dirumuskan suatu masalah yaitu kapan dan berapa jumlah bahan baku plywood seharusnya dipesan sehingga biaya yang dikeluarkan dapat minimum. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari solusi terhadap kedua pertanyaan tersebut di atas yaitu menghitung jumlah dan waktu pemesanan yang optimal. Mula-mula akan dilakukan peramalan dengan menggunakan metode Winter karena adanya pengaruh musiman. Untuk memperoleh waktu standart maka dilakukan pengukuran waktu kerja yang selanjutnya akan diolah untuk menghasilkan output standart atau kapasitas produksi. Setelah diperoleh demand masa yang akan datang digunakan MRP untuk mencari kebutuhan bahan baku plywood. MRP yang dipakai merupakan MRP yang mengalami sedikit modifikasi yaitu dengan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas dan untuk metode lot sizing digunakan metode gabungan antara metode lot for lot dan full capacity yang mempertimbangkan total biaya terkecil yang terdiri dari biaya set up dan biaya simpan. Selanjutnya dilakukan konversi kebutuhan bahan baku plywood ke satuan lembar dan dicari metode pemesanan bahan baku plywood ke supplier yang memberikan total biaya terkecil. Dalam hal ini digunakan metode EOI multiple items dan untuk perbandingan digunakan data tahun 1995 dengan total biaya 40 1319.180,2 sedangkan biaya yang dikeluarkan perusahaan sebesar 1192062375 sehingga dapat dikatakan terjadi pemborosan sebesar 790743194,8 Kebijaksanaan yang dilakukan perusahaan selama ini menggunakan ketentuan jika persediaan di gudang kurang dari 1000 lembar akan dilakukan pemesanan kembali ternyata menyebabkan timbulnya penumpukkan bahan dan pemborosan biaya. Dari hasil penelitian maka metode EOI multiple items memberikan solusi dengan menentukan periode waktu pemesanan (interval waktu pemesanan) dan jumlah inventori maksimum untuk tiap jenis bahan baku plywood.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 04 Sep 2013 07:49
Last Modified: 04 Sep 2013 07:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/4638

Actions (login required)

View Item View Item