Hubungan Antara Persepsi Remaja Terhadap Gaya Asuh Smart Love Ibu dengan Kecerdasan Emosional

Dwipermata, Silvia (2001) Hubungan Antara Persepsi Remaja Terhadap Gaya Asuh Smart Love Ibu dengan Kecerdasan Emosional. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/143409

Abstract

Cara seorang ibu menghadapi, memperlakukan dan mendidik anak akan dapat mempengaruhi perkembangan emosional anak. Karena pentingnya gaya asuh seorang ibu dalam menumbuhkan kecerdasan emosional, Pieper & Pieper memperkenalkan sebuah gaya asuh yang kemudian diperkenalkan dengan nama Smart Love. Gaya asuh, smartlove ini mengajak orang tua memandang melalui sudut pandang anak, memberikan perhatian dan kesempatan terhadap perkembangan kemandirian anak, menumbuhkan sikap optimis pada anak dan menggunakan alternatif jalan tengah antara orang tua penghukum dan pendisiplin sehingga anak dapat lebih optimis dalam bertindak dan juga belajar memahami diri sendiri juga orang lain sebagaimana orang tua mereka telah lakukan dan melalui tantangan yang datang pada saat orang tua memberikan kesempatan mandiri untuk anak, anak dapat belajar mengelola emosi dalam dirinya. Gaya asuh Smart love ini juga mengajak orang tua, mengembangkan kebahagiaan dalam diri anak, menjadi figur ideal bagi anak, menumbuhkan tingkah laku anak yang berbahagia, memberikan waktu lebih banyak pada anak dengan demikian anak akan dapat memiliki motivasi yang positif dalam beraktivitas dan anak juga lebih mampu menjalin hubungan dilingkungannya. Dalam penelitian ini digunakan dua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel tergantung. Variabel bebas yang dipakai yaitu persepsi remaja terhadap gaya asuh SmartLove ibu dan variabel tergantungnya adalah kecerdasan emosional. Subyek yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebanyak 112 siswa-siswi kelas I dan kelas II, yang ada di SMU "X". Surabaya dengan karakteristik tinggal serta diasuh orang tua kandungnya sejak lahir. Alat ukur yang digunakan adalah angket, setiap pernyataan yang ada memiliki lima alternatif jawaban dengan kriteria penilaian berdasarkan modifikasi skala Likert. Setelah data terkumpul dilakukan analisa data dengan menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan persepsi remaja terhadap gaya asuh Smart Love ibu (r,y= 0.473 dengan p: 0.000). Melalui penelitian ini diketahui bahwa gaya asuh yang diperkenalkan dengan istilah Smart Love dapat membantu orang tua dalam menumbuhkan kecerdasan emosional anak sehingga anak dapat terhindar dari pengaruh-pengaruh buruk dari luar maupun dalam diri. Dengan berlandaskan pada pendapat tersebut, peneliti menyarankan kepada orang tua untuk memandang melalui sudut pandang anak, menumbuhkan sikap optimis pada anak, mengembangkan kebahagiaan dalam diri anak, menjadi figur ideal bagi anak, menumbuhkan tingkah laku berbahagia pada anak, memberikan waktu lebih banyak untuk anak memberi perhatian dan kesempatan terhadap perkembangan kemandirian anak juga menggunakan alternatif jalan tengah dari orang tua penghukum dan orang tua pendisiplin sehingga anak dapat mengembangkan kecerdasan emosional secara maksimal.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 11 Sep 2013 08:05
Last Modified: 11 Sep 2013 08:05
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/4799

Actions (login required)

View Item View Item