Hubungan antara Dampak Tanggungjawab Mengasuh dan Jenis Kelamin dengan Kepuasan Kerja

Fransisca, Maria (2001) Hubungan antara Dampak Tanggungjawab Mengasuh dan Jenis Kelamin dengan Kepuasan Kerja. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148946

Abstract

Pekerjaan merupakan sumber kepuasan dan tantangan yang sangat besar. Kepuasan kerja menjadi masalah yang cukup menarik dan penting karena terbukti besar manfaatnya baik bagi kepentingan individu, industri maupun masyarakat. Perubahan dalam kehidupan ekonomi dan industri, terjadinya inflasi dan biaya hidup yang makin tinggi akan mendorong makin banyak individu yang memasuki dunia kerja. Keadaan ini akan mendorong makin meningkatnya jumlah keluarga yang tidak mempunyai pengasuh yang berada di rumah sepanjang hari. Hal lain yang ingin diketahui yaitu apakah jenis kelamin juga turut mempengaruhi dampak tanggungjawab mengasuh pada kepuasan keija. Subjek penelitian adalah karyawan suatu perusahaan di Jawa Timur. Pengambilan sampel dari populasi ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan proportional sampling. Sampel penelitian terdiri atas 67 karyawan laki-laki dan 30 karyawan perempuan, dari total 184 karyawan yang memenuhi persyaratan sampel yang ditentukan. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik Analisis Regresi Umum menunjukkan adanya korelasi yang sangat signifikan antara dampak tanggungjawab mengasuh dan jenis kelamin dengan kepuasan kerja (R=0,602; F=26,720; p= 0,000). Hasil uji Analisis Regresi Parsial menunjukkan korelasi yang sangat signifikan antara dampak tanggungjawab mengasuh dengan kepuasn kerja (r= -0,602; SE= 36,131%; p= 0,000). Sedangkan korelasi antara jenis kelamin dengan kepuasan kerja tidak signifikan (r= 0,104; p= 0,891). Hasil analisis Regresi Simultan menunjukkan bahwa aspek pengukuran dua absen mempunyai nilai korelasi dengan kepuasan meninggalkan pekerjaan dan kepuasan kerja sedikit lebih besar dibandingkan aspek stres kesehatan personal. Aspek kepuasan meninggalkan pekerjaan pada variabel kepuasan kerja menunjukkan korelasi yang erat dengan aspek-aspek pada variabel dampak tanggungjawab mengasuh dibandingkan dengan aspek-aspek kepuasan kerja yang lain. Apalagi bila aspek ini ditambah dengan aspek kepuasan kerja yang lain maka korelasinya dengan aspek-aspek dari dampak tanggungjawab mengasuh akan lebih besar. Dari hasil penelitian yang diperoleh, peneliti mengajukan beberapa saran antara lain bagi PT. Barsindo Utama untuk melakukan pencegahan agar dampak tanggungjawab mengasuh pada karyawan tidak makin tinggi, sebaiknya perusahaan melakukan tindakan antara lain dengan memberikan ijin meninggalkan pekerjaan bila ada keperluan keluarga yang benar-benar penting atau memberikan ijin cuti bagi karyawan. Bagi perkembangan ilmu pengetahuan, peneliti menyarankan adanya penelitian tentang faktor-faktor kepuasan kerja yang lain. Bagi penelitian selanjutnya agar batasan tentang pengertian tanggungjawab mengasuh lebih diperinci supaya data yang diperoleh benar-benar mencerminkan variabel bebas, sebaiknya responden tidak hanya satu tingkat jabatan pekerjaan namun dari berbagai jabatan sehingga hasil yang diperoleh lebih mendalam.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Hari Subagijo 201031
Date Deposited: 02 Oct 2013 11:00
Last Modified: 02 Oct 2013 11:00
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/4969

Actions (login required)

View Item View Item