Hubungan Persepsi Stigma dengan Kepatuhan Minum Obat Antiepilepsi pada Pasien Epilepsi yang Menjalani Rawat Jalan di Rumah Sakit

Kristianto, Franciscus Cahyo and Wibowo, Ika Mulyono Putri and Masfiyah, Dewi (2025) Hubungan Persepsi Stigma dengan Kepatuhan Minum Obat Antiepilepsi pada Pasien Epilepsi yang Menjalani Rawat Jalan di Rumah Sakit. In: Pertemuan Ilmiah Tahunan 2025 & Rakernas Ikatan Apoteker Indonesia, PIT 28 - 30 Agustus 2025, Navigating the Future of Pharmacy: Performance, Innovation, and Collaborative Transformations in Healthcare, 30 Agustus 2025, Makasar.

[thumbnail of Buku Abstrak PIT IAI 2025-247.pdf] PDF
Buku Abstrak PIT IAI 2025-247.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (256kB) | Request a copy
Official URL / DOI: https://iai.id/pit2025

Abstract

Latar belakang: Sekitar 70% pasien epilepsi di dunia dapat terbebas dari kejang dengan penggunaan obat antiepilepsi. Namun, beberapa wilayah di Indonesia masih banyak pasien epilepsi yang tidak patuh terhadap pengobatan yang berakibat pada minimnya kontrol kejang. Salah satu faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan pasien epilepsi adalah persepsi stigma. Tujuan: untuk mengetahui hubungan persepsi stigma dengan kepatuhan minum obat antiepilepsi (OAE) pada pasien epilepsi. Metode: survei yang dilakukan menggunakan kuesioner Epilepsy Stigma Scale (EES) untuk menilai stigma yang dimiliki pasien dan Morisky Medication 8-item Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan pasien. Sampel penelitian adalah pasien epilepsi rawat jalan di sebuah rumah sakit di Surabaya pada tahun 2023. Sampel penelitian dikumpulkan secara purposive sampling. Hasil: Sejumlah 53 pasien terlibat dalam penelitian ini. Usia rata-rata pasien adalah 40,09+13,54. Rata-rata skala persepsi stigma pasien adalah rendah (30,26 ± 12,829 dari skor maksimum 70) dan rata-rata tingkat kepatuhan pasien tergolong sedang (6,3962 ± 1,823). Hasil analisis hubungan stigma dan tingkat kepatuhan minum obat dilakukan dengan menggunakan uji Kendall’s tau b didapatkan hubungan yang tidak signifikan (r = -0.096; p>0.05). Kesimpulan: persepsi stigma pasien tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepatuhan pasien dalam menggunakan obat antiepilepsi yang menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: epilepsi, stigma, kepatuhan, obat antiepilepsi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: IKA MULYONO PUTRI WIBOWO
Date Deposited: 26 Jan 2026 08:00
Last Modified: 26 Jan 2026 08:00
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50188

Actions (login required)

View Item View Item