Kajian Studi Kelayakan Kerjasama Operasi (KSO) Produksi Bagasse Pellet PT PG Rajawali 1 - PT Sierramas Energy Mandiri

Widianto, Aloisiyus Yuli and Pratiknyo, Yuwono Budi and Purwanto, Edy and Setyaningrum, Idfi (2025) Kajian Studi Kelayakan Kerjasama Operasi (KSO) Produksi Bagasse Pellet PT PG Rajawali 1 - PT Sierramas Energy Mandiri. Project Report. Research Center: Institute for Research UBAYA, Surabaya Indonesia. (Unpublished)

[thumbnail of Kajian Studi kelayakan kerjasama operasi PT PG Rajawali 1 dengan PT SEM dalam upaya pemanfaatan limbah bagasse tebu menjadi bagasse pellet sebagai bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomi tinggi.] PDF (Kajian Studi kelayakan kerjasama operasi PT PG Rajawali 1 dengan PT SEM dalam upaya pemanfaatan limbah bagasse tebu menjadi bagasse pellet sebagai bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomi tinggi.)
Final report KSO bagasse pellet.pdf - Other
Restricted to Registered users only until 31 December 2050.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

PT Pabrik Gula Rajawali I terus berupaya meningkatkan produksi serta efisiensi energi dalam industri gula. Salah satu potensi yang dimanfaatkan adalah limbah biomassa berupa bagasse (ampas tebu), yaitu sisa serat dari proses penggilingan tebu yang tersedia dalam jumlah besar. Untuk meningkatkan nilai tambah limbah tersebut, PT PG Rajawali I merencanakan pengolahan bagasse menjadi bagasse pellet sebagai sumber bioenergi terbarukan. Pemanfaatan bagasse pellet dilakukan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Sierramas Energ Mandiri (PT SEM). Kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki kedua pihak melalui pembagian risiko, peningkatan efisiensi biaya, percepatan implementasi proyek, serta perluasan akses pasar. PT PG Rajawali I memiliki keunggulan dalam ketersediaan bahan baku ampas tebu yang berkelanjutan, sedangkan PT SEM memiliki pengalaman dan teknologi produksi biomassa yang efisien. Untuk mendukung keberhasilan usaha, strategi pemasaran difokuskan pada penentuan segmen pasar seperti industri energi, pembangkit listrik, dan eksportir biomassa, baik domestik maupun internasional. Penguatan branding dan edukasi pasar juga dilakukan untuk menonjolkan manfaat lingkungan dan efisiensi energi dari produk bagasse pellet. Selain itu, peluang ekspor ke negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Eropa akan dimanfaatkan dengan memenuhi standar kualitas internasional. Dari sisi finansial, investasi proyek ini menunjukkan prospek yang baik dengan nilai NPV Rp40,49 miliar, IRR 27,84%, Payback Period 4,03 tahun, dan BCR 2,02. Meskipun terdapat berbagai risiko seperti permintaan pasar, regulasi, pembiayaan, hingga operasional, risiko tersebut dapat diminimalkan melalui strategi mitigasi yang tepat. Secara keseluruhan, studi kelayakan menunjukkan bahwa proyek KSO bagasse pellet ini layak dijalankan serta berpotensi memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang signifikan.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Studi kelayakan bisnis, bagasse pellet, bioenergi, biomassa, kerjasama operasi, industri gula
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Research Center > Institute for Research
Depositing User: Aloysius Yuli W, 61141
Date Deposited: 17 Mar 2026 02:05
Last Modified: 17 Mar 2026 02:05
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50423

Actions (login required)

View Item View Item