Taidianata, William Cevin (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF BAGI APOTEK YANG MELANGGAR KETENTUAN PENYIMPANAN OBAT : STUDI KASUS APOTEK G 1 CILEGON. [Undergraduate thesis]
|
PDF
Abstrak_AN-1054.pdf Download (245kB) |
Abstract
Apotek sebagai sarana pelayanan kefarmasian memiliki kewajiban hukum untuk menjamin bahwa obat yang disimpan dan diedarkan memenuhi standar keamanan, mutu, dan khasiat. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan pelanggaran teknis penyimpanan obat yang berpotensi membahayakan keselamatan pasien. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi administratif terhadap apotek yang melanggar ketentuan teknis penyimpanan obat, dengan studi kasus pada Apotek G1 Cilegon. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran berupa pengemasan ulang obat tanpa pencantuman identitas, nomor batch, dan tanggal kedaluwarsa merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2017. Penerapan sanksi administratif secara normatif telah memiliki dasar hukum yang jelas, namun dalam praktik masih menghadapi kendala efektivitas akibat lemahnya pengawasan dan koordinasi antarinstansi. Oleh karena itu, diperlukan penegakan sanksi administratif yang lebih tegas dan konsisten guna menjamin perlindungan hukum dan keselamatan masyarakat.
| Item Type: | Undergraduate thesis |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sanksi administratif, Apotek, Penyimpanan obat, Pelayanan kefarmasian |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Achmad Basori 200061 |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 05:25 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 05:25 |
| URI: | http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
