Konstruksi Hukum Untuk Notaris Pengganti Dalam Pengajuan Cuti Karena Ketidakmampuan Dalam Menjalankan Tugas Profesi Jabatannya

Barito, Ikramina Yustika (2026) Konstruksi Hukum Untuk Notaris Pengganti Dalam Pengajuan Cuti Karena Ketidakmampuan Dalam Menjalankan Tugas Profesi Jabatannya. Masters thesis, University of Surabaya.

[thumbnail of Abstrak_MKN-818.pdf] PDF
Abstrak_MKN-818.pdf

Download (160kB)
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/277373

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kekosongan norma dalam peraturan perundang-undangan kenotariatan terkait hak cuti bagi Notaris Pengganti. Notaris yang menjalankan cuti wajib menunjuk Notaris Pengganti untuk menjamin keberlangsungan pelayanan hukum. Namun, Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) dan Peraturan Menteri Hukum Nomor 22 Tahun 2025 (Permenhum No. 22/2025) belum mengatur mekanisme apabila Notaris Pengganti itu sendiri mengalami ketidakmampuan secara rohani dan/atau jasmani secara terus menerus dalam melaksanakan tugas jabatannya. Ketiadaan pengaturan ini menimbulkan ketidakpastian hukum dan risiko terhadap perlindungan hukum bagi Notaris Pengganti yang memikul tanggung jawab setara dengan Notaris. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Notaris Pengganti diperbolehkan mengajukan cuti dan bagaimana prosedur pengajuannya dalam kondisi ketidakmampuan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Analisis dilakukan menggunakan teori kepastian hukum, teori kewenangan, dan teori perlindungan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Notaris Pengganti menjalankan kewenangan atribusi dan memiliki tanggung jawab yang sama dengan Notaris, sehingga seharusnya memperoleh hak perlindungan hukum yang setara, termasuk hak cuti. Namun, terjadi kekosongan norma (Rechtvacuum) karena sistem administrasi AHU Online dan regulasi saat ini tidak memfasilitasi pengajuan cuti bagi Notaris Pengganti. Kesimpulannya, diperlukan pengaturan normatif yang tegas melalui revisi UUJN-P atau Permenhum No. 22/2025 serta penyesuaian sistem AH

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Notaris Pengganti, Hak Cuti, Ketidakmampuan Rohani dan Jasmani, Kepastian Hukum, Kekosongan Norma.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Notary
Depositing User: KARYONO - 196022
Date Deposited: 25 Jun 2026 01:42
Last Modified: 25 Jun 2026 01:42
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50641

Actions (login required)

View Item View Item