Mitologi “Pembeli adalah Raja”: Manifestasi Asas Keseimbangan dalam Transaksi Cash on Delivery

Tjahjono, Jose and Gaol, Heru Saputra Lumban and Christanta, Hadrian (2026) Mitologi “Pembeli adalah Raja”: Manifestasi Asas Keseimbangan dalam Transaksi Cash on Delivery. In: Anotasi Transformasi Hukum Bisnis: Bunga Rampai Hukum Keperdataan. PT. Penerbit Nusa Mandiri, Bandung, pp. 51-77. ISBN 978-634-96870-3-4

[thumbnail of Marlina_Mitologi “Pembeli adalah Raja”.pdf] PDF
Marlina_Mitologi “Pembeli adalah Raja”.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Cash on Delivery (COD) menjadi metode transaksi yang populer di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan. Pada tahun 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 78,72% pelaku usaha di e-commerce menggunakan cash on delivery (COD) sebagai metode pembayaran. Metode ini hadir untuk mengakomodasi limitasi metode pembayaran yang dapat membatasi pengalaman belanja konsumen secara daring. Secara konsep pemasaran, orientasi COD jelas adalah perluasan pasar yang memanjakan konsumen selayaknya mitologi “pembeli adalah raja”. Sayangnya, metode COD dalam sejumlah kasus sering kali menimbulkan konflik antara konsumen dan kurir ketika terjadi ketidaksesuaian pengiriman barang dan menyebabkan konsumen menolak untuk melakukan pembayaran. Problematika ini juga menjadi semakin kompleks mengingat dalam transaksi COD melibatkan hubungan kontraktual multipihak yakni: merchant, konsumen, marketplace, perusahaan ekspedisi, dan kurir. Sementara, konstruksi hukum perlindungan konsumen itu sendiri harus dimaknai atas dasar asas keseimbangan yang mampu melindungi kepentingan setiap pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen tidak memiliki hubungan kontraktual secara langsung dengan kurir, namun terikat dengan kewajiban untuk menitipkan pembayaran tunai melalui terms and condition yang disepakati dalam platform marketplace. Konsumen berhak memperoleh ganti rugi apabila mengikuti prosedur komplain sebagaimana diatur dalam platform marketplace. Namun demikian, dalam hal konsumen tidak melaksanakan kewajibannya maka konsumen telah merugikan kurir dan konsumen bertanggung jawab untuk menanggung kerugian yang diderita oleh kurir.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Asas Keseimbangan, Cash on Delivery, Konsumen, Kurir, Marketplace
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Ester Sri W. 196039
Date Deposited: 20 May 2026 02:41
Last Modified: 20 May 2026 04:53
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50732

Actions (login required)

View Item View Item