Artiawati, Artiawati and Azaria, Renny and Marbun, Yovita Ramos (2024) Model Intensi Perilaku Memilah Sampah Dengan Norma Subjektif, Kontrol Perilaku, Dan Ekspektasi Sebagai Anteseden Pada Pekerja Milenial Urban. Project Report. Universitas Surabaya, Surabaya. (Unpublished)
|
PDF
MODEL INTENSI PERILAKU MEMILAH SAMPAH DENGAN NORMA SUBJEKTIF KONTROL - Artiawati_fullcover.pdf Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang Tantangan lingkungan seperti perubahan iklim dan pencemaran menjadi isu krusial di Indonesia. Masalah pengelolaan sampah, seperti penuhnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan. Pada tahun 2023, Indonesia menghasilkan 23,4 juta ton sampah per tahun, dengan tingkat ketidakpedulian masyarakat sebesar 0,72. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang perilaku pro- lingkungan, khususnya memilah sampah, menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Perilaku memilah sampah merupakan langkah awal dalam daur ulang dan pengelolaan sampah perkotaan. Beberapa faktor, seperti norma subjektif dan kontrol perilaku yang dipersepsi dalam Theory of Planned Behavior (TPB), perlu diidentifikasi untuk melihat pengaruhnya terhadap intensi memilah sampah. Penelitian ini juga mengintegrasikan Teori Ekspektasi untuk memahami bagaimana harapan individu memengaruhi intensi memilah sampah. Fokus penelitian ini adalah pada generasi milenial Indonesia yang bekerja di perkotaan, yang diharapkan menjadi agen perubahan dengan kesadaran lingkungan dan keterampilan teknologi yang tinggi. Penelitian ini juga mengaitkan konsep Work- Family Enrichment (WFE), yang menunjukkan bahwa pengalaman positif dalam satu peran dapat meningkatkan kualitas hidup di peran lain dan memengaruhi perilaku memilah sampah. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi komunitas peduli lingkungan, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan strategi efektif untuk meningkatkan perilaku memilah sampah serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menguji model anteseden intensi memilah sampah dengan mengidentifikasi hubungan antara norma subjektif, kontrol perilaku yang dipersepsi, dan ekspektasi sebagai variabel anteseden. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Untuk metode kuantitatif, penelitian melibatkan 406 responden milenial yang bekerja di DKI Jakarta dan Surabaya, dua kota terbesar di Indonesia yang mewakili masyarakat urban. Instrumen pengukuran diadaptasi dari penelitian Wang et al. (2021), dan kuesioner didistribusikan secara daring. Teknik analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS 28.0 untuk menguji model hipotesis. Untuk melengkapi data kuantitatif, metode kualitatif dilakukan berupa Focus Group Discussion (FGD) dengan 18 partisipan dari kedua kota tersebut. Luaran Luaran penelitian ini mencakup 1 publikasi di jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 dengan status accepted dan 1 publikasi tambahan di jurnal internasional terindeks SCOPUS dengan status submitted. Target Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) penelitian ini berada pada level 3. Hasil Hasil penelitian ini mencakup temuan kuantitatif dan kualitatif yang memberikan wawasan mendalam tentang perilaku memilah sampah di kalangan pekerja milenial urban. Dari analisis kuantitatif, model yang diusulkan menunjukkan kecocokan dengan data empiris. Pengaruh langsung dan tidak langsung dianalisis, dan hasilnya menunjukkan bahwa ekspektasi berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kontrol perilaku dengan intensi memilah sampah. Namun, ekspektasi tidak memediasi hubungan antara norma subjektif dengan intensi memilah sampah. Hasil kualitatif memberikan gambaran yang lebih kaya tentang tantangan yang dihadapi. Praktik memilah sampah di Indonesia masih jauh dari optimal, terutama karena kurangnya fasilitas pendukung yang memadai. Selain itu, kurangnya dukungan dari pemimpin atau atasan di tempat kerja dan kepala keluarga di rumah tangga menjadi hambatan utama. Namun, generasi muda seperti Gen Z dan Alpha memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam keluarga dan komunitas. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun kontrol perilaku berperan penting, dukungan fasilitas dan strategi kebijakan yang konsisten sangat diperlukan. Untuk mencapai perilaku memilah sampah yang optimal, diperlukan kolaborasi antara individu, komunitas, dan pemerintah, termasuk penyediaan fasilitas pendukung, penerapan kebijakan yang konsisten, serta penegakan hukum yang tegas.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | intensi memilah sampah; norma subjektif; kontrol perilaku yang dipersepsi; ekspektasi; pekerja milenial urban |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | Ester Sri W. 196039 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:31 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 09:20 |
| URI: | http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/51223 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
