Perilaku Makan Pada Remaja Obesitas Ditinjau Dari Social Cognitive Theory

Sarintohe, Eveline (2001) Perilaku Makan Pada Remaja Obesitas Ditinjau Dari Social Cognitive Theory. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148296

Abstract

Obesitas merupakan salah satu eating disorders yang banyak dialami oleh remaja kira-kira 20% anak dan remaja mempunyai problem obesitas. Salah satu penyebab obesitas adalah perilaku makan yang tidak sehat. Perilaku makan meliputi memilih dan mengkonsumsi makanan, serta mengatur porsi makanan Seseorang yang memiliki perilaku makan yang sehat akan memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi, porsi makanannya (seimbang atau tidak) dan kadar lemak dari makanannya. Social Cognitive Theory mengelompokan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan. Penelitian ini ingin mengetahui perilaku makan pada remaja yang obesitas dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja awal yang berusia 12 sampai 16 tahun dan mengalami obesitas yaitu dengan BMI minimal 25. Teknik pengambilan data yang dipakai adalah angket. Dalam penelitian ini ada dua angket yaitu angket terbuka & tertutup, yang terdiri dari angket perilaku makan, behavioral factor, personal factors & environ mental factors. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan deskriptif Statics dan Cross Tabulation dari SPSS 10. 0 for Windows. Hasil analisa menunjukkan bahwa behavioral factors, personal factors, dan environmental factors berhubungan dengan perilaku makan. Behavioral factors terdiri dari pola-pola waktu makan dan makan kudapan. Dari kedua aspek behavioral factors yang berhubungan dengan perilaku makan adalah pola-pola waktu makan. Personal factor terdiri dari self-image, self-esteem, dan self-efficacy. Dari ketiga aspek personal factors yang berhubungan dengan perilaku makan adalah self-image dan self-esteem. Environmental factors terdiri dari pengaruh orang tua dan teman sebaya. Kedua aspek dari environmentaJ factors berhubungan dengan perilaku makan. Saran untuk penelitian berikutnya adalah pcngukuran variabel perilaku makan sebaiknya menggunakan angket yang sudah baku; menggunakan remaja dengan usia lebih dari 15 tahun, karena remaja yang berusia kurang dari 15 tahun masih mendapat pengaruh yang kuat dari orang tua; meneliti perilaku makan pada remaja yang tidak obesitas. Saran untuk orang tua adalah menekankan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat sejak dini, lebih memperhatikan perilaku makan anak terutma bila anak sudah mulai memasuki usia remaja, dan menyediakan waktu makan bersama dalam keluarga. Saran untuk remaja yang obesitas yaitu menjaga berat badannya karena obesitas tidak baik untuk kesehatan dan memperhatikan jenis makanan yang dimakan, yaitu sebaiknya lebih sering makan sayur-sayuran dan buah-buahan daripada makan daging dan makanan berlemak.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 11 Oct 2013 02:07
Last Modified: 11 Oct 2013 02:07
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/5372

Actions (login required)

View Item View Item