Perancangan Penataan Barang Di Gudang Pada Divisi Biskuit Di PT. X.

., Erfin (2001) Perancangan Penataan Barang Di Gudang Pada Divisi Biskuit Di PT. X. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/136511

Abstract

PT'X',yang berlokasi di desa Bambe, Driyorejo, merupakan perusahaan yang sedang berkembang, yang bergerak dalam bidang industri makanan olahan dengan hasil berupa bikuit dan krupuk. Saat ini perusahaan merasa kesulitan dalam penataan barang jadi di gudang, terutama untuk produk biskuit Produk biskuit tersebut sebelumnya disimpan pada dua gudang yang berjauhan, tetapi karena perkembangan perusahaan maka dibangun suatu gudang baru dengan kapasitas yang lebih besar, dengan harapan agar semua produk biskuit tersebut dapat dimasukkan dalam gudang tersebut. Tetapi kenyataannya salah satu gudang yang lama, yang letaknya berhadapan dengan gudang baru masih digunakan, jika gudang yang baru sudah penuh, Keadaan tersebut menimbulkan kesulitan-kesulitan pada saat penyimpanan dan pengambilan barang jadi di gudang. Hal ini dikarenakan tidak adanya aturan dan ketentuan yang pasti mengenai penataan barang jadi tersebut. Akibatnya operator merasa kesulitan pada saat akan meyimpan dan mengambil barang jadi. Oleh karena itu perlu dirancang penataan barang jadi yang dapat meminimumkan jarak perpindahan dan memaksimumkan kapasitas gudang. Untuk meningkatkan kapasitas gudang yang ada, maka perlu dirancang suatu media penyimpanan. Media tersebut adalah rak pallet, mengingat semua produk diletakkan di atas pallet. Pada perancangan dan peletakkan rak di gudang dipilih yang dapat memaksimumkan kapasitas yang ada, dengan mempertimbangkan batasan-batasan yang ada. Rak pallet dirancang berdasarkan pallet yang digunakan perusahaan, peralatan pemindahan bahan yang digunakan, dan produk yang akan disimpan. Setelah merancang rak pallet, rak tersebut diletakkan di gudang dengan mempertimbangkan dimensi gudang, dan tempat yang digunakan untuk kantor. Hasil dari perancangan rak tersebut didapatkan bahwa kapasitas gudang yang ada 486 pallet. Untuk perancangan penataan barang jadi di gudang, metode yang digunakan adalah metode Dedicated Storage. Dengan menggunakan metode ini, didapatkan tiga alternatif penyimpanan barang jadi. Pada alternatif I didapatkan ekspetasi jarak perpindahannya adalah 5.277,73m/hari. Alternatif ini sulit untuk diterapkan, karena satu produk biskuit dapat berada pada lokasi yang berbeda-beda. Alternatif II menghasilkan ekspetasi jarak perpindahan, yaitu 5.318,8m/hari. Kemudian alternatif ini disesuaikan, agar satu produk dapat berada pada satu lokasi dan satu rak. hasil penyesuaiannya adalah 5.330,64m/hari. Sedangkan alternatif III didapatkan ekspetasi perpindahannya adalah 5.332,4m/hari, dan penyesuaiannya adalah 5.395,2m/hari. Berdasarkan dari ketiga alternatif tersebut, dianjurkan untuk menggunakan alternatif III yang telah disesuaikan, karena pada alternatif ini produk lebih teralokasi pada satu rak dan satu blok. Dengan adanya pengaturan barang jadi dan penambahan kode pada rak, maka akan membantu operator dalam pengambilan dan penyimpanan barang jadi, sehingga akhirnya dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 18 Dec 2013 08:13
Last Modified: 18 Dec 2013 08:13
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/5447

Actions (login required)

View Item View Item