Perancangan Sistem Informasi Dan Tata Letak Mesin di PT. Multi Aneka Pangan Nusantara

., Lindayati and ., Mulyadi (1997) Perancangan Sistem Informasi Dan Tata Letak Mesin di PT. Multi Aneka Pangan Nusantara. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/232610

Abstract

Pada masa sekarang ini, perindustrian di Indonesia sudah semakin berkembang dan persainganpun semakin ketat, bukan hanya persaingan antar perusahaan besar namun juga persaingan antar perusahaan kecil CV DWI JAYA yang bergerak di bidang pengolahan coklat seperti pembuatan bubuk coklat, butir-butir dan nutella (selai coklat) adalah perusahaan kecil yang terletak di jalan Raya Driyorejo km. 21 desa Cangkir, Gresik Untuk dapat lebih bersaing dan berkembang maka CV. DWI JAYA pada bulan Agustus 1995 membeli brand name 'PARROT' dan 'FOUR SQUARE' dari perusahaan milik pemerintah beserta mesin-mesinya, dan kemudian mengganti nama CV' DWI JAYA menjadi PT. MULTI ANEKA PANGAN NUSANTARA ( PT. M.A.P.N. ). Untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan sejenis dan agar dapat berkembang menjadi besar maka PT. M.A.P.N. harus terus berbenah diri dan {berusaha memperbaiki atau mengatasi masalah-masalah yang ada terlebih dahulu. Melalui pengamatan yang dilakukan maka diperoleh masalah utama yang harus diperbaiki adalah masalah sistem informasinya yang kacau. Selain itu dengan adanya penambahan jenis produk dan jumlah mesin. maka perusahaan dituntut untuk mengatur mesin-mesin yang ada sedemikian rupa sehingga produksinya dapat berjalan dengan lancar dan baik. Masalah Sistem informasinya antara lain: pencatatan dan perhitungan secara manual menyebabkan proses pencatatan tersebut berlangsung lama dan resiko terjadinya kesalahan cukup besar, proses dan pencatatan kurang teratur, pengarsipan yang kurang benar, prosedur pembelian bahan baku yang kacau, prosedur pengiriman barang jadi yang terlalu lama, dsb. Untuk perancangan sistem informasinya digunakan pendekatan kombinasi antara pendekatan top-down dan pendekatan bottom-up, selain itu juga digunakan pendekatan terstruktur yaitu dengan menggunakan diagram alir sistem, diagram arus data, serta kamus data. Sedangkan untuk perancangan tata letak mesin-mesin digunakan metode Activity Relationship Chart dengan bantuan software Quantitative Systems Version 3 0. Pada software tersebut metode perhitungan jarak yang dipakai adalah metode Euclidean. Dengan adanya perbaikan dan perancangan sistem informasi maka sistem dan prosedur pembelian bahan baku menjadi teratur, prosedur pengecekan bahan baku dan prosedur pengiriman barang jadi dapat menjadi lebih cepat, proses pencatatan dan pengarsipan dokumen menjadi lebih teratur, tidak ada lagi keterlambatan dan dalam proses pencatatan sehingga informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh lebih cepat dan tepat serta kesalahan perhitungan dapat dihindari. Sedangkan dengan adanya perancangan tata letak mesin di ruang produksi utama maka proses produksi diharapkan dapat menjadi lancar dan teratur.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 18 Dec 2013 07:42
Last Modified: 18 Dec 2013 07:42
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/5604

Actions (login required)

View Item View Item