Penentuan Kombinasi Parameter Pemesinan pada Proses WIRE-EDM untuk Menentukan Kecepatan Potong Optimum dengan Metode Taguchi

Margaretha, Sherly (1999) Penentuan Kombinasi Parameter Pemesinan pada Proses WIRE-EDM untuk Menentukan Kecepatan Potong Optimum dengan Metode Taguchi. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/134818

Abstract

Pemakaian Wire-Electrical Discharge Machine dalam dunia industri terus berkembang sejalan dengan perkembangan material menjadi bentuk yang lebih baik dan kompleks. Perkembangan material inilah yang memberi pengaruh di dalam teknologi pemesinan terutama dalam mencari material pahat yang jauh lebih keras dari benda kerja. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka pemakaian mesin konvensional mulai ditinggalkan dan para pelaku industry beralih ke mesin non konvensional. Proses pemotongan menggunakan Wire-EDM mampu menghasilkan suatu hasil pengerjaan yang baik dan memiliki ketelitian yang tinggi. Electrical discharge wire cutting (EDWC) atau yang lebih dikenal dengan wire-EDM adalah proses pengikisan oleh bunga api yang digunakan untuk membuat suatu bentuk komplek dua atau tiga dimensi pada benda kerja yang dialiri listrik secara konduksi. Wire-EDM memiliki banyak parameter yang mempengaruhi hasil proses pemesinan. Parameter-parameter ini mengendalikan energi impulsi yang dapat mempengaruhi kecepatan potong sehingga kecepatan potong yang diinginkan sangat tergantung dari kombinasi parameter yang digunakan. Selama ini, penentuan kombinasi parameter tersebut dilakukan berdasarkan tabel di dalam buku manual Wire-EDM, dimana kita dapat menggunakan data terrsebut sesuai dengan jenis material dan tebal material yang digunakan. Data yang ditunjukkan dalam tabel tersebut merupakan kombinasi parameter untuk menghasilkan kecepatan potong tertentu, akan tetapi sulit diketahui parameter mana yang paling berpengaruh terhadap kecepatan potong. Selain itu, untuk mengerjakan suatu material dengan kecepatan potong tertentu maka operator tidak dapat langsung memasukkan besarnya nilai kecepatan potong sesuai yang diinginkan, melainkan harus memasukkan kombinasi nilai untuk masing-masing parameter pada wire-EDM sehingga perlu diketahui hubungan kecepatan potong dengan masing-masing parameter yang dimasukkan. Dengan menggunakan metode Taguchi yang bertujuan untuk menghasilkan suatu desain produk atau proses yang optimal, yaitu suatu kondisi dimana variabilitas di sekitar nilai target mempunyai nilai yang minimum, maka dapat diketahui babwa kecepatan potong optimum diperoleh bila faktor pulse ON berada pada level empat, pulse OFF pada level dua dan wire speed pada level tiga. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pengaruh error sebesar 1.213 %, hal ini berarti pengaruh dari faktor yang tidak teramati selama penelitian sangat kecil, jika dibandingkan dengan pengaruh dari utamanya (main effect) yaitu faktor pulse ON sebesar 50.170% dan faktor pulse OFF sebesar 48.617%. Setelah diketahui pengaruh faktor terhadap kecepatan potong, maka dibuat model yang dapat menjelaskan hubungan antara faktor dan respon yang diteliti. Model regresi linier yang dihasilkan menggambarkan hubungan faktor pulse ON mempunyai korelasi positif terhadap kecepatan potong sedangkan faktor pulse OFF dan wire speed mempunyai korelasi negatif.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Manufacturing Engineering
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 19 Dec 2013 08:21
Last Modified: 19 Dec 2013 08:21
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/5640

Actions (login required)

View Item View Item