Pengukuran Efektivitas Program Surabaya Green & Clean dan Rancangan Perbaikan dengan Model Hoshin Kanri dalam Peningkatan Budaya Mutu Lingkungan (Studi Kasus: Kecamatan Tenggilis Mejoyo)

Sari, Yenny and Rosiawan, Muhammad and Devi, Rien Sofia (2007) Pengukuran Efektivitas Program Surabaya Green & Clean dan Rancangan Perbaikan dengan Model Hoshin Kanri dalam Peningkatan Budaya Mutu Lingkungan (Studi Kasus: Kecamatan Tenggilis Mejoyo). In: Proceeding 4th National Industrial Engineering Conference 29-30 November 2007. Fakultas Teknik Industri Universitas Surabaya, Surabaya, pp. 60-74.

[img]
Preview
PDF
Sari_Pengukuran Efektifitas_Abstract_2007.pdf - Published Version

Download (120Kb) | Preview
[img]
Preview
PDF
Sari_Pengukuran Efektifitas_2007.pdf - Published Version

Download (885Kb) | Preview
[img]
Preview
PDF
Sari_Pengukuran Efektifitas_References_2007.pdf - Published Version

Download (45Kb) | Preview

Abstract

Kompetisi Surabaya Green & Clean (SGC) Merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menggairahkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang bersih dan hijau. Kelemahan dari kegiatan lingkungan ini adalah belum dilakukannya tahap pengukuran persepsi masyarakat terhadap budaya mutu lingkungan, padahal tahap ini dirasa penting karena hasilnya dapat digunakan sebagai masukan bagi penyelenggaraan kegiatan lingkungan selanjutnya serta untuk mengetahui apakah budaya mutu lingkungan tersebut berlanjut terus setelah kompetisi selesai.Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat budaya mutu lingkungan masyarakat saat ini, menggali seberapa besar hubungan budaya mutu lingkungan masyarakat dengan pelaksanaan kompetisi SGC serta membuat rancangan perbaikan dengan model Hoshin Kanri dalam peningkatan budaya mutu lingkungan. Masyarakat yang diteliti dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Tenggilis Mejoyo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara survey research dan case study research. Survei dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner untuk mengukur budaya mutu lingkungan pada masyarakat serta melihat hubungan budaya mutu lingkungan dengan pelaksanaan SGC. Analisis hasil survei ini kemudian dijadikan studi kasus penerapan model Hoshin Kanri. Model Hoshin Kanri merupakan suatu pendekatan yang sistematis dan komprehensif yang mengkaitkan antara visi dan misi dengan pelaksanaannya di lapangan. Dengan model ini diharapkan dapat terbangun suatu sistem manajemen mutu lingkungan yang mampu menerjemahkan visi dan misi Pemkot atau DKP Surabaya menjadi rentetan strategi yang kemudian diterjemahkan lagi menjadi aktivitas-aktivitas beserta metode pengukurannya.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Surabaya Green & Clean, Budaya Mutu Lingkungan, Hoshin Kanri
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 14 Jun 2012 07:25
Last Modified: 28 Jun 2012 04:05
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/602

Actions (login required)

View Item View Item