Hubungan Jenis Persalinan Dan Depresi Pasca Kelahiran Ibu Dengan Penyesuaian Diri Bayi Neonatal

Handayani, Catur Ratna (1997) Hubungan Jenis Persalinan Dan Depresi Pasca Kelahiran Ibu Dengan Penyesuaian Diri Bayi Neonatal. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/143520

Abstract

Pada umumnya kehadiran anak merupakan kebahagiaan tersendiri bagi keluarqa. Berbaqai usaha dllakukan agar bayi yang dikandung dapat tumbuh dan lahir secara sehat dan normal. Kelahiran bayi merupakan suatu proses perkembangan yang mengakibatkan perubahan yang radikal, karena adanya perbedaan yang sangat besar antara keadaan di dalam rahim ibu dengan keadaan di dunia luar kandungan. Akibat adanya perubahan yang radikal ini, bayi harus melakukan penyesuaian diri agar dapat melanjutkan perkembangan. Kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan keadaan pasca kelahiran ini dapat nengakibatkan cacat fisik bahkan kematian pada bayi. Banyak faktor pokok yang mempengaruhi penyesuaian diri bayi, di antaranya jenis persalinan dan keadaan lbu setelah melahirkan. Dalam penelitian ini. penyesuaian diri bayi dilihat dari enam indikator, yaitu: banyaknya minum Asi, seringnya bayi menangis, banyak bayi buang air besar dan buang air kecil. Lama bayi tidur, dan berat badan bayi. Penelitian ini dilakukan di RSAL. DR RAMELAN surabaya, dengan sampel ibu-ibu yang melahirkan beserta bayinya yang berusia kurang dari dua minggu. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Data diungkap dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumen dari rumah sakit. Teknik analis data menggunakan t-test dan product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa depresi pasca kelahiran lbu hanya berhubungan secara signifikan dengan 2 indikator, yaitu buang air besar bayi (r = 0,426 dan p = 0,083) dan lama tidur bayi (7 = -o,751 dan p - 0,001). sedangkan uji perbedaan yang signifikan juga ditemukan pada 3 indikator, yaitu: buang air besar (to = 3.789 dan p - 0.002), buang air kecil (to = -3,915 dan p = 0,002), dan berat badan bayi (to = -0.218 dan p = 0.824). Jenis persalinan sectio caesar cenderung Lebih baik. secara umum dapat disimpulkan bahwa jenis Persalinan dan depresi pasca kelahiran ibu kurang berhubungan denqan penyesuaian diri bayi neonatal. Kurang adanya hubungan ini disebabkan oleh: semakin baiknya perhatian dan pelayanan kesehatan ibu dan anak. baik itu dari ibu sendiri maupun dari pihak rumah sakit jumlah sampel yang kecil, dan segi kelemahan metodologis, misalnya kurangnya pengawasan terhadap pengisian angket dan observasi oleh ibu, serta terlalu lamanya jarak pengukuran depresi dengan saat persalinan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 13 Dec 2013 06:54
Last Modified: 13 Dec 2013 06:54
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/6357

Actions (login required)

View Item View Item