Analisis Gaya Hidup Konsumen Remaja Yang Memakai Produk Pakaian Bermerek Palsu

Iriani, Vinny (2002) Analisis Gaya Hidup Konsumen Remaja Yang Memakai Produk Pakaian Bermerek Palsu. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148878

Abstract

Di dalam dunia perdagangan, merek merupakan alat pembeda antara produk yang satu dengan produk lainnya, penunjuk kualitas atas suatu produk, membantu menarik perhatian konsumen atas suatu produk, dan pengenal atau identitas yang akan memudahkan konsumen untuk menentukan pilihannya. Bagi masyarakat tertentu, merek seringkali berperan penting mewakili status simbol diri mereka. Dewasa ini, merek yang telah dikenal luas oleh konsumen karena produk barang tersebut akan selalu diikuti, ditiru, dibajak bahkan mungkin dipalsukan oleh produsen lain yang melakukan persaingan. Pemalsuan tersebut dirasakan oleh produk-produk yang telah memiliki merek temama. Di Indonesia, kasus pemalsuan atau pemiripan merek dagang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Konsumen atas pakaian bermerek palsu terdiri atas berbagai macam usia, baik usia remaja ataupun dewasa. Dalam penelitian ini diarahkan pada gaya hidup konsumen yang membeli dan menggunakan pakaian bermerek palsu pada usia remaja. Karena pada masa remaja dikenal sebagai masa perubahan atau masa untuk mencari identitas diri, yang mana mereka berusaha mencari penjelasan tentang siapa dirinya. Usaha mencari penjelasan tentang dirinya tersebut membuat remaja berusaha pula mencari simbol-simbol yang mendukung identitas dirinya. Remaja memiliki gaya hidup tertentu yang ikut mempengaruhi pilihannya terhadap barang yang dikonsumsikan. Dengan mengetahui gaya hidup remaja, maka dapat dilakukan analisis yang lebih terfokus pada apa yang menjadi keinginan mereka serta apa yang mempengaruhi mereka dalam membeli pakaian bermerek palsu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah incidental sampling sedangkan analisis datanya menggunakan cluster untuk mereduksi data yaitu proses untuk meringkas sejumlah variabel menjadi lebih sedikit dan menamakannya sebagai cluster. Tujuannya untuk mengelompokkan individu I objek I responden ke dalam segmen-segmen atau cluster-cluster yang memiliki kesamaan ciri-ciri atau karakteristik-karakteristik tertentu. Dari penelitian ini, menghasilkan 5 (lima) kelompok karakter remaja yang menggunakan pakaian bermerek palsu antara lain, pencari perhatian (33%), pembelajar (30%), bergaya (17%), tidak teguh pendirian (16%), pengikut mode (4%). Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan kepada peneliti selanjutnya yaitu memperbanyak responden sehingga muncul karakter-karakter dominan yang dapat menggambarkan karakter yang homogen, tidak membatasi populasi hanya pada kelompok remaja saja. Sedangkan bagi produsen pakaian agar dalam memproduksi lebih memperhatikan harga, desain, dan karakteristik yang sesuai dengan konsumen remaja dan menandai keaslian produknya.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 11 Nov 2013 08:49
Last Modified: 11 Nov 2013 08:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/6362

Actions (login required)

View Item View Item