Sistem Pengendalian Kualitas Produksi di PT. Citra Niaga Nusantara

Terisno, Vinsensius Reni (2000) Sistem Pengendalian Kualitas Produksi di PT. Citra Niaga Nusantara. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/136526

Abstract

PT. Citra Niaga Nusantara adalah scbuah perusahaan yang memproduksi suku cadang kendaraan bermotor dan salah satu produknya yaitu cop busi. Produk cop busi ini cukup banyak digunakan sehingga perusahaan terus berusaha untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Dalam pembuatan produk cop busi banyak ditemukan produk cacat yang terjadi sehingga menimbulkan biaya tambahan yang cukup tinggi untuk memproses ulang. Jika cacat yang timbul dapat dikurangi maka dapat menghemat biaya sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi. Berdasarkan diagram pareto diketahui bahwa jenis cacat yang paling banyak terjadi di proses injection moulding adalah cacat warna berubah dan diikuti cacat tak jadi serta cacat nepal kurang masuk, di proses bor adalah cacat tembus, sedang pada pemasangan bintang hanya terdapat satu jenis cacat yaitu .cacat retak. Selanjutnya dengan analisis peta kontrol p dan c ditunjukan bahwa cacat yang terjadi masih ada yang tak terkendali seperti cacat tak jadi dan nepal kurang masuk pada shift III, cacat warna berubah pada shift l dan shift Ill, cacat lubang pada shift ll dan shift lll di proses injection moulding serta cacaat retak pada proses pemasangan bintang. Kemudian dicari faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap masing-masing jenis cacat yaitu faktor suhu mesin dan bahan baku sehingga dilakukan usulan-usulan perbaikan terhadap faktor tersebut di antaranya melalui setting mesin yang optimal, waktu pengaturan ulang setting mesin, penyusunan prosedur standar kerja untuk setup mesin, penginspeksian bahan baku sebelum dan selama proses berlangsung. Selain itu juga dihitung penghematan biaya yang meliputi biaya kegagalan internal, biaya pencegahan, dan biaya penilaian untuk setiap proses. Setelah usulan perbaikan tersebut diterapkan pada tiap proses produksi maka hasilnya menunjukkan penurunan jumlah cacat pada semua proses. Pada proses injection moulding,rata-rata jumlah cacat yang semula 248 unit/hari menjadi 187 unit/hari, pada proses bor, rata-rata jumlah cacat yang semula 166 unit/hari menjadi 120 unit/hari, dan pada proses pemasangan bintang, rata-rata jumlah cacat yang semula 105 unit/hari menjadi 76 unit/hari. Oleh karena perbaikan kualitas di semua proses produksi ini, maka dihasilkan penghematan biaya sebesar Rp 45.927/hari dimana semula Rp 179.512/hari menjadi Rp l33.585/hari setelah implementasi usaha perbaikan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Hari Subagijo 201031
Date Deposited: 23 Jan 2014 08:49
Last Modified: 23 Jan 2014 08:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/7473

Actions (login required)

View Item View Item