Penerapan General Price Level Accounting sebagai Informasi Tambahan dan Pengaruhnya terhadap Laporan Keuangan PT X di Surabaya

Christinawati, Iunike Yulinna (2003) Penerapan General Price Level Accounting sebagai Informasi Tambahan dan Pengaruhnya terhadap Laporan Keuangan PT X di Surabaya. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153126

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami tingkat inflasi yang tinggi. Walaupun laju inflasi Indonesia pada 1999 mengalami penurunan, tetapi pada 2000 dan 2001 kembali meningkat mencapai dua digit. Hal ini tentu saja mempengaruhi berbagai segi kehidupan dalam masyarakat, termasuk juga dalam kegiatan badan usaha. PT "X" merupakan perusahaan yang bergerak dalam distribusi air minum dan makanan. PT "X", seperti juga perusahaan pada umumnya, menyusun laporan keuangan dengan menggunakan nilai historis, yaitu laporan keuangan yang dicatat berdasarkan harga perolehannya. Laporan keuangan ini tidak disesuaikan dengan tingkat perubahan harga, atau dengan kata lain tidak memperhatikan adanya inflasi. Padahal dalam kenyataannya, inflasi juga berpengaruh terhadap laporan keuangan. Akun-akun nonmoneter yang dicatat sebesar harga perolehannya, pada masa inflasi memiliki nilai yang lebih tinggi daripada yang sebenarnya. Untuk mengatasi hal ini, maka diperlukan suatu laporan keuangan tambahan, yaitu laporan keuangan yang disusun berdasarkan General Price Level Accounting, yang melakukan penyesuaian terhadap perubahan harga. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisa, didapatkan bahwa nilai yang tercantum dalam laporan keuangan historis tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya dan menunjukkan nilai laba yang lebih besar atau terjadi overstated income. Overstated income ini akan menyebabkan peningkatan proporsi pajak, permintaan pemegang saham untuk membagi deviden lebih banyak dan permintaan peningkatan upah oleh karyawan. Analisa rasio juga menunjukkan bahwa selisih nilai rasio sebelum dan sesudah dilakukan penyesuaian kebanyakan bemilai material. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi pihak-pihak tertentu seperti manajemen, investor dan kreditur dalam mengambil keputusan. Apabila informasi yang disajikan salah, maka pengambilan keputusannya juga akan salah. Oleh karena itu, untuk mengatasi kelemahan dari laporan keuangan historis, perlu disusun laporan keuangan berdasarkan General Price Level Accounting sebagai informasi tambahan dalam pengambilan keputusan. Tetapi laporan keuangan berdasarkan General Price Level Accounting ini tidak menggantikan laporan keuangan historis, karena dalam kenyataannya, laporan keuangan historis juga memiliki kelebihan yang sampai saat ini masih relevan untuk digunakan. Dengan adanya laporan keuangan tambahan ini, maka akan sangat membantu pihak-pihak yang berkepentingan terhadap badan usaha untuk mengambil keputusan dengan tepat.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 24 Jan 2014 08:30
Last Modified: 24 Jan 2014 08:30
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/7483

Actions (login required)

View Item View Item