Hubungan Antara Motif Kerja dengan Produktivitas Karyawan Operator Telepon Premium Call di Surabaya Ditinjau dari Tingkat Pendidikan

Ambarita, Uly Dame Ria (2004) Hubungan Antara Motif Kerja dengan Produktivitas Karyawan Operator Telepon Premium Call di Surabaya Ditinjau dari Tingkat Pendidikan. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148783

Abstract

Proses produksi menjadi sangat penting untuk diperhatikan dalam sebuah perusahaan karena produktivitas merupakan kunci bagi hidup matinya perusahaan. Pada perusahaan yang bergerak dibidang jasa telekomunikasi premium call masalah produktivitas juga menjadi masalah penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Premium call adalah perusahaan yang bekerja sama dengan TELKOM yang menyediakan layanan chat line atau sekedar berbincang-bincang dengan operator tentang segala hal. Produktivitas yang dicapai berupa durasi waktu lamanya seorang operator berbicara dengan penelpon, semakin lama semakin bagus produktivitas yang dicapai. Banyak faktor yang dapat menyebabkan produktivitas seperti motif kerja dari karyawan dan tingkat pendidikan yang dimiliki karyawan. Melalui produktivitas yang dicapai operator peneliti ingin menguji hubungan antara motif kerja dengan produktivitas karyawan operator premium call ditinjau dari tingkat pendidikan (SMU,kuliah,S 1) Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi study sebanyak 43 orang disertai dengan cara pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi untuk melihat produktivitas karyawan selama tiga bulan. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment untuk melihat korelasi antara variabel motif dengan produktivitas. Untuk mengetahui hipotesis tentang ada tidaknya perbedaan produktivitas dan motif untuk mengetahui mean tingkat pendidikah (SMU,kuliah,S 1) menggunakan anava 1 jalur. Untuk melihat urutan motif ditinjau dari tingkat pendidikan menggunakan rho spearman. hasil penelitian menyebutkan tidak ada hubungan yang signifikan antara motif kerja dengan produktivitas dengan nilai r sebesar 0.123 dan nilai p sebesar <0,05. Untuk hipotesis dua variabel tidak ada perbedaan besarnya motif dilihat dari tingkat pendidikan dengan nilai F sebesar 0,256 dan p sebesar 0, 775 dan tidak ada perbedaan produktivitas dilihat dari tingkat pendidikan dengan nilai F sebesar 0,687 dan p sebesar 0,509. untuk melihat urutan ada perbedaan urutan antara kelompok kuliah dengan kelompok sarjana dan SMU dengan nilai r2 sebesar 0,6 sedangkan untuk kelompok SMU dan sarjana tidak ada perbedaan urutan motif dengan nilai r2 sebesar 1 Berdasarkan hasil tersebut maka saran yang dikemukakan bagi pihak perusahaan bahwa pendidikan dan motif tidak banyak mempengaruhi produktivitas Ada banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti faktor ekternal yaitu dukungan dari orang tua dan faktor internal meliputi kemampuan komunikasi yang baik sehingga mampu mengalihkan pembicaraan dan luasnya wawasan yang dimiliki karyawan sehingga karyawan tidak kesulitan bila harus berbicara dengan lebih dari satu penelpon. Perusahaan juga memperhatikan kebutuhan yang ada pada kelompok kuliah yaitu motif kompetensi dan pada kelompok S 1 dan SMU motif dominannya adalah motif afiliasi

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 24 Feb 2014 09:34
Last Modified: 24 Feb 2014 09:34
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8076

Actions (login required)

View Item View Item