Pengaruh Penerapan 360 Derajat Feedback terhadap Resistensi pada Perubahan di PT X

Tulus, David Iwan (2004) Pengaruh Penerapan 360 Derajat Feedback terhadap Resistensi pada Perubahan di PT X. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148755

Abstract

Di era globalisasi dan informasi, perubahan terjadi di mana-mana dan terus bergerak semakin cepat. Semua orang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dibandingkan yang lain. Terlebih di bidang ekonomi, para pelaku pasar berlomba untuk selalu mengikuti keinginan pasar yang terus berubah seiring dengan kemajuan jaman. Maka dari itu muncul kesadaran akan pentingnya orang untuk selalu berubah. Walaupun demikian, tidak semua orang dapat berubah dengan cepat. Mereka membutuhkan proses dalam melakukan suatu perubahan. PT. "X" merasa penting bagi pihak manajemen untuk mengevaluasi tingkat resistensi karyawannya terhadap perubahan. Salah satu perubahan yang terjadi di PT."X" ini adalah penilaian 360 derajat feedback. Khususnya karyawan di divisi sales karena mereka adalah ujung tombak perusahaan yang sehari-harinya bergulat dengan pesaing-pesaing lain dalam merespon perubahan selera konsumen yang terjadi seiring kemajuan jaman. Oleh karena itu, penulis berupaya untuk membuktikan adanya perbedaan tingkat resistensi antara karyawan yang telah diberi penilaian dengan metode 360 derajat feedback, dengan kelompok yang tidak diberi treatment. Subjek penelitian ini adalah karyawan PT. "X'' di divisi salesman yang terdiri dari 17 orang salesman ditambah seorang sales manager. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: Kelompok yang diberi treatment berupa penilaian 360 derajat (kelompok eksperimen) dan kelompok yang tidak diberi treatment (kelompok kontrol). Sebelumnya, kedua kelompok diberikan penjelasan singkat mengenai proses penilaian dengan 360 derajat feedback. Kemudian kelompok eksperimen diminta untuk mengerjakan angket penilaian 360 derajat feedback yang sudah disiapkan peneliti, sedangkan kelompok kontrol tidak diberi treatment apa-apa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi nonparametrik U-Mann Whitney. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan tingkat resistensi yang sangat signifikan (p < 0,001) antara kelompok yang sudah mengalami penilaian 360 derajat feedback (kelompok eksperimen) (Mean Rank= 5,00) dan kelompok yang belum pernah mengalami penilaian 360 derajat feedback (kelompok kontrol) (Mean Rank = 14,00). Dengan kata lain kelompok eksperimen menunjukkan tingakat resistensi terhadap perubahan yang lebih rendah dibanding dengan kelompok kontrol. Lebih dalam, terlihat bahwa dari lima aspek resistensi terhadap individu karyawan salesman di PT. "X'', dua diantaranya tidak menunjukkan perbedaan, yaitu: aspek kebutuhan rasa aman (p = 0,756) dan aspek pemrosesan informasi selektif(p = 0,351). Dengan adanya perbedaan tingkat resistensi ini diharapkan pihak manajemen dapat menentukan pendekatan yang lebih tepat dalam menangani para salesman di PT."X'', sehingga mereka bisa menjalani proses perubahan dengan lebih baik. Selain itu, pihak manajemen juga dapat mengidentifikasi kemampuan para salesmannya sebagai hasil dari penerapan penilaian 360 derajat feedback. Sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan kinerja salesmannya. Sebaliknya bagi para salesman sendiri akan memperoleh keuntungan karena memperoleh penanganan yang lebih tepat dari para manajemya.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 25 Feb 2014 06:46
Last Modified: 25 Feb 2014 06:46
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8095

Actions (login required)

View Item View Item