Hubungan antar Kecerdasan Emosional dengan Resolusi Konflik Interpersonal secara Kolaboratif

Fitrisia, Yura (2003) Hubungan antar Kecerdasan Emosional dengan Resolusi Konflik Interpersonal secara Kolaboratif. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148838

Abstract

Persaingan ketat dalam iklim bisnis sekarang ini membuat pelaku di dunia usaha tetap bertahan dalam kompetensi dan memiliki keunggulan diantara yang lain termasuk bersaing mendapatkan sumber daya manusia yang qualified dan dapat diandalkan. Kriteria sumber daya manusia mulai bergeser dari seseorang yang memiliki kecerdasan (IQ) tinggi ke orang·orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan kerja sama serta memiliki kematangan beradaptasi. Dengan kecerdasan emosional individu mudah mendapatkan dukungan dan kerja sama dengan orang lain sehingga akan lebih memudahkan seseorang untuk dapat menangani konflik interpersonal secara kolaboratif Kemampuan individu untuk menangani konflik interpersonal secara kolaboratif berakibat pada peningkatan produktivitas sebagai tujuan utama bagi perusahaan. Penelitian ini mengungkap keterkaitan kecerdasan emosional dengan resolusi konflik interpersonal secara kolaboratif pada karyawan stasiun televisi JTV (N = 83). Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah total population study. Alat ukur yang digunakan berupa angket. Item-item dalam angket tersebut memiliki empat alternatif jawaban dengan kriteria penilaian tertentu yang berdasarkan modifikasi skala Likert. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson pada SPSS for windows versi 10.00 Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan-kemampuan kecerdasan emosional secara bersama-sama mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan resolusi konflik interpersonal secara kolaboratif (r = 0. 711, p = 0.01). Kemampuan bekerja sama dengan orang lain merupakan kunci utama untuk resolusi konflik interpersonal secara kolaboratif Mengingat pentingnya resolusi konflik interpersonal secara kolaboratif hendaknya pihak perusahaan selalu menciptakan suasana kerja yang dapat menunjang meningkatnya kemampuan kerjasama untuk beradaptasi (adaptable) terhadap perubahan dan tantangan. Selain faktor kecerdasan emosional ada faktor lain yang dapat mempengaruhi resolusi konflik interpersonal secara kolaboratif seperti komunikasi dan kepemimpinan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 27 Feb 2014 04:32
Last Modified: 27 Feb 2014 04:32
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8140

Actions (login required)

View Item View Item