Perancangan Fasilitas Kerja Yang Ergonomis Di Industri Tas Dwi Jaya Abadi

., Leliana (2001) Perancangan Fasilitas Kerja Yang Ergonomis Di Industri Tas Dwi Jaya Abadi. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/136299

Abstract

Dwi Jaya Abadi merupakan sebuah industri tas kulit dengan sistem kerja manual yang terdiri dari beberapa bagian, yakni bagian pemilihan kulit, bagian mal kulit, bagian potong kulit, bagian seset, bagian mal kain, bagian potong kulit, bagian seset, bagian mal dan potong kain, bagian rakit, bagian semir, bagian jahit dan press label. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti pada seluruh bagian, maka peneliti melihat adanya ketidaknyamanan bagi pekerja bagian potong kulit. Hal ini juga dibenarkan oleh pekerja yang bersangkutan, yaitu berupa keluhan-keluhan yang dialami oleh pekerja karena harus duduk atau jongkok di lantai dan membungkuk dengan waktu yang relatif lama. Selain itu tidak adanya tempat untuk meletakkan kulit yang dipotong, sehingga kulit yang telah dipotong sesuai dengan pola akan tercampur dengan potongan-potongan kulit sisa yang tidak jarang menjadi hilang atau terselip. Matras plastik yang digunakan sebagai alas untuk memotong kulit sangatlah tidak memadai, karena bila matras sudah rusak atau cacat, maka kualitas kulit yang dipotong akan menjadi kurang baik. Diharapkan dengan memperhatikan aspek ergonomis serta kekurangan-kekurangan pada fasilitas kerja yang ada sebelumnya dari pekerja bagian potong kulit, mereka dapat bekerja dengan lebih baik dan dapat mengurangi bahkan menghilangkan kelelahan atau rasa sakit yang ada sebelumnya. Untuk memecahkan masalah yang terjadi, peneliti bertujuan untuk menciptakan fasilitas kerja yang dapat menyempurnakan posisi kerja mereka dan berusaha untuk menghilangkan kekurangan-kekurangan yang ada pada fasilitas kerja sebelumnya. Untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dan keluhan-keluhan yang dialami oleh pekerja bagian potong kulit, peneliti melakukan wawancara langsung kepada pekerja dan mengamati cara kerja yang dilakukannya. Dari hasil wawancara dan pengamatan tersebut peneliti merancang fasilitas kerja berupa meja potong kulit. Dalam merancang fasilitas kerja tersebut peneliti tidak hanya menggunakan teori ergonomi tetapi juga berdasarkan masukan atau pendapat dari pekerja maupun pihak manajemen. Setelah fasilitas kerja tersebut diimplementasikan pada pekerja dan diwawancarai mengenai penggunaan fasilitas kerja baru tersebut maka pekerja dapat bekerja dengan lebih nyaman dan peletakan alat bantu kerja maupun hasil kerja menjadi lebih teratur dibandingkan dengan menggunakan fasilitas kerja yang lama. Hal ini dapat dilihat dari penurunan angka keluhan pekerja yang bermula dari 50 keluhan rasa sakit menjadi 15 keluhan, penurunan fatique allowance sebesar 10,5 %, penurunan delay allowance sebesar 4.5%, penurunan waktu pengerjaan sebesar 53°/30,87° dan penghematan isi cutter sebanyak 2 buah. Dengan adanya fasilitas kerja yang baru tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pekerja maupun perusahaan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Hari Subagijo 201031
Date Deposited: 27 Feb 2014 05:33
Last Modified: 27 Feb 2014 05:33
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8145

Actions (login required)

View Item View Item