Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Stres Kerja Pada Petugas Lalulintas Udara Di Bandara Juanda Surabaya

Briliati, Ira Agustin Chita (2004) Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Stres Kerja Pada Petugas Lalulintas Udara Di Bandara Juanda Surabaya. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148733

Abstract

Membaiknya kondisi penerbangan di Indonesia, menyebabkan semakin padatnya lalulintas udara di sejumlah bandara, termasuk di Bandara Juanda. Hal ini menambah beban dari petugas lalulintas di Bandara Juanda. Salah satu pekerjaan yang berpeluang untuk mengalami stres kerja tinggi adalah petugas lalulintas udara, menurut Gibson (1998) petugas lalulintas udara mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap manusia, karena tuntutan pekerjaan mereka sangat tinggi terhadap keselamatan para penumpang pesawat terbang. Kondisi kerja seperti ini dapat menyebabkan petugas lalulintas udara merasa tertekan. Kondisi tertekan tersebut mengakibatkan mereka mengalami stres kerja. Kecerdasan emosional berperan cukup besar dalam mengatasi stres kerja. Hal ini sesuai dengan teori Reuven Bar-On (Stein&Book,2000) yang menyatakan kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengatur diri sendiri, mampu memotivasi diri, bersikap empati, dapat memecahkan masalah dan fleksibel dalam kondisi yang kerap berubah. Ada 5 aspek dalam kecerdasan emosional, yaitu : interpersonal, intrapersonal, manajemen stres, orientasi kognitif dan afeksi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yang dirancang untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan stres kerja dengan mengendalikan lama kerja pada petugas lalulintas udara di Bandara Juanda, Surabaya. Subyek penelitian adalah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Incidental Sampling dan hasilnya dianalisa dengan menggunakan metode Korelasi Parsial Jenjang Pertama. Hasil analisis diperoleh r =- 0,6462 dengan p < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan stres kerja dengan mengendalikan lama kerja. Hubungan negatif berarti semakin tinggi kecerdasan emosional, maka stres kerja yang dialami semakin rendah. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah untuk melakukan penelitian lebih dari satu bandara untuk diperbandingkan, melakukan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi secara langsung agar dicapai kajian data yang lebih mendalam.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 27 Feb 2014 06:50
Last Modified: 27 Feb 2014 06:50
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8152

Actions (login required)

View Item View Item