Tinjauan Psikologis dan Budaya Pasien Pasca Operasi Histerektomi terhadap Kehidupan Seksual

Rachmah, Eva Nur (2004) Tinjauan Psikologis dan Budaya Pasien Pasca Operasi Histerektomi terhadap Kehidupan Seksual. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148194

Abstract

Konstruksi sosial yang ada di masyarakat kita mengajarkan pada perempuan mengenai makna rahim yang kemudian diasosiasikan dengan seksualitas perempuan yang hal ini begitu penting sebagai salah satu faktor dalam menumbuhkan kebanggaan dengan rasa percaya diri, terutama dalam hal penghayatan akan kebernilaian dirinya di mata pasangan. Keyakinan ini telah lama hidup di tengah-tengah masyarakat kita yang telah membentuk persepsi para subjek mengenai pemaknaan rahim yang kemudian membentuk keyakinan para subjek tentang pengaruhnya terhadap kehidupan seksual. Perempuan hanya sebagai mesin reproduksi saja, dengan asumsi bahwa perempuan yang telah berkeluarga dituntut untuk bisa hamil, jika hal tersebut tidak akan terjadi pada perempuan maka perempuan ini dianggap bukan sebagai perempuan yang sempurna. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana proses internalisasi nilai-nilai budaya tentang keperempuanan, rahim, aktivitas seksual dan kesehatan reproduksi pada perempuan yang dihisterektomi dan pengaruhnya terhadap kemampuan perempuan untuk menikmati hubungan seksual. Selain itu, ingin dilihat pembentukan pengetahuan kesehatan reproduksi perempuan termasuk mitos atau praktik yang dilakukan perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksinya, serta ingin melihat kehidupan emosi perempuan yang dihisterektomi ketika menghadapi pengobatan dan proses operasi, perubahan organ reproduksi, aktivitas seksual dan kehidupan seksual. Penelitian ini melibatkan tiga responden perempuan yang dalam hal ini tidak ada batasan dalam pemilihan subjek, karena untuk melihat keyakinan perbedaan pola pemikiran dan perasaan yang muncul sebagai akibat perbedaan status perkawinan dan pengalaman melahirkan. Paradigma penelitian yang digunakan adalah interpretif dan metode penelitiannya adalah kualitatif-studi kasus dengan teknik wawancara mendalam. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis induktif yakni yang dimulai dengan wawancara yang kemudian memunculkan tema-tema, di lembar lain peneliti mendaftar tema yang muncul tersebut dan mencoba memikirkan hubungan di antara mereka. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa konstruksi sosial telah membentuk persepsi perempuan mengenai makna rahim yang kemudian membentuk keyakinan para subjek tentang pengaruhnya terhadap kehidupan seksual. Selain itu keyakinan tersebut itu dapat dijadikan sebagai suatu kebanggaan dan rasa percaya diri terhadap pasangan. Penginternalisasian keyakinan tersebut akhirnya menghasilkan respon-respon subjektif mereka sebagai partner seksual dalam relasi seksual dengan pasangan. Para subjek yang menginternalisasi nilai-nilai ini di dalam kehidupannya terhadap rahim yang terlalu dalam dapat menurunkan self -esteem dan rasa percaya diri perempuan dalam kehidupan seksualnya maupun dalam pergaulan sosial yang notabene pada hubungan antar lawan jenis. Keadaan inilah yang menyebabkan perempuan tidak merasakan kepuasan batin dari hubungan seksualnya maupun hubungan sosialnya dan semakin memperkuat skema bahwa hubungan seks atau menjalin rumah tangga yang harmonis akan dapat lebih dinikmati jika ditunjang dengan organ reproduksi yang sehat dan sempurna.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 03 Mar 2014 04:34
Last Modified: 03 Mar 2014 04:34
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8190

Actions (login required)

View Item View Item