Deskripsi Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe I (IDDM)

Pata, A.A.Sg. Purnama Dewi (2004) Deskripsi Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe I (IDDM). [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148206

Abstract

Seseorang yang dinyatakan menderita DM terkadang mengalami keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Keterbatasan ini diakibatkan karena kondisi fisik yang mudah lelah. Seseorang yang mengalami keadaan ini terkadang menjadi tidak siap. Ketidaksiapan menerima perubahan keadaan dari sehat menjadi sakit membuat seseorang mengalami penolakan-penolakan terhadap dirinya Keterbatasan dan ketidaksiapan seseorang menerima penyakit D M yang diderita mengakibatkan kualitas hidup seseorang mengarah pada keadaan yang tidak sejahtera (ill-being). Setelah dilakukan survey awal terhadap penderita DM usia dewasa awal, kualitas hidup penderita DM yang sejahtera (well-being) dipengaruhi oleh adanya dukungan sosial (support system}, kontrol dan kesempatan untuk mengembangkan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hidup penderita DM tipe I dengan usia dewasa awal. Subjek penelitian ini adalah tiga orang penderita DM tipe I dengan usia 18-40 tahun. Data yang diperoleh dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua subjek penelitian menunjukkan kecenderungan kualitas hidup mengarah pada ill-being. Aspek psikologis mempunyai pengaruh yang besar terhadap aspek-aspek lainnya sehingga kualitas hidup menjadi well-being. Pada dasarnya faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang adalah usia dan tugas perkembangan yang terkait dengan kejadian dalam hidup, kontrol, kemampuan seseorang coping yang terkait dengan keterampilan, adanya significant others yang terkait dengan support system, pengetahuan dan sifat seseorang yang terkait dengan sumber daya, stres yang terkait dengan perubahan lingkungan, dan kesempatan untuk mengembangkan diri. Hasil dari penelitian ini melihat bahwa kualitas hidup subjek I mengarah pada keadaan yang well-being karena dapat menerima penyakit yang diderita dan juga adanya dukungan dari significant others. Kualitas hidup subjek II dan III lebih mengarah pada ill-being karena menganggap penyakit DM sebagai beban dan kurangnya dukungan dari significant others.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 03 Mar 2014 06:51
Last Modified: 03 Mar 2014 06:51
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8196

Actions (login required)

View Item View Item