Perbedaan Pemahaman Materi Ditinjau Dari Variasi Penyampaian Materi Secara Modalitas Sensoris Pada Anak Prasekolah

., Natalia (2004) Perbedaan Pemahaman Materi Ditinjau Dari Variasi Penyampaian Materi Secara Modalitas Sensoris Pada Anak Prasekolah. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/152040

Abstract

Pendidikan prasekolah merupakan pendidikan yang bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar. Salah satu kemampuan yang penting untuk dikembangkan pada anak prasekolah adalah kemampuan anak dalam memahami sesuatu hal. Proses pemahaman yang terjadi di sekolah dipengaruhi oleh bagaimana cara guru menyampaikan materi. Cara penyampaian materi yang selama ini banyak dilakukan oleh guru praseko1ah adalah dengan cara Auditori- Visual yaitu penyampaian materi dengan menggunakan bahasa verbal dan gambar-gambar, baik dalam memberikan materi pelajaran, maupun dalam mengajukan pertanyaan. Namun, ternyata ketika guru memberikan pertanyaan perihal materi yang bersangkutan, sebagian dari siswa tersebut berkata "tidak tahu", "lupa", ataupun diam tidak menjawab. Menurut Suryabrata (1990) bagi anak-anak terutama prasekolah, peranan panca indera (sensoris) dalam menerima pendidikan atau belajar bersifat menentukan. Ada beberapa cara dalam penyampaian materi secara modalitas sensoris seperti melalui Auditori- Visual, Auditori- Kinestetik dan Auditori- Visual- Kinestetik. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perbedaan pemahaman materi antara cara penyampaian materi secara Auditori- Visual, Auditori- Kinestetik dan Auditori- Visual- Kinestetik pada anak prasekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa TK Mekar Sari, di JL Manyar Tirtomoyo VIII/ 1. Surabaya. Dengan teknik Purposive, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas besar (TK B), berusia 5-6 tahun yang berjumlah 36 siswa. Jumlah sampel penelitian yang berjumlah 36 siswa dibagi secara random menjadi tiga kelompok, yaitu: Kelompok yang mendapat penyampaian materi secara Auditori-Visual sebanyak 12 siswa, secara Auditori Kinestetik sebanyak 12 siswa dan secara Auditori-Visual-Kinestetik sebanyak 12 siswa. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Anava satu arah Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan pemahaman materi secara signifikan antara cara penyampaian materi secara Auditori- Visual, Auditori- Kinestetik, dan Auditori- Visual- Kinestetik dengan nilai F= 0.500 dan p= 0.611 (p> 0.05).

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 05 Mar 2014 04:03
Last Modified: 05 Mar 2014 04:03
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8282

Actions (login required)

View Item View Item