Studi Deskriptif Motivasi Membolos Ditinjau dari Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa

Setiadi, Willy (2004) Studi Deskriptif Motivasi Membolos Ditinjau dari Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151978

Abstract

Dalam dunia pendidikan, terutama di Perguruan Tinggi perilaku membolos mahasiswa dari berbagai kategori IPK ternyata masih dijumpai, padahal faktor kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan sangat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Motivasi mahasiswa untuk membolos dalam perkuliahan antara satu dengan yang lain berbeda-beda. Motivasi mahasiswa untuk membolos berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana motivasi mahasiswa membolos ditinjau dari indeks prestasi kumulatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya angkatan 2001 dengan menggunakan teknik pemilihan subjek incidental. Metode pengumpulan data dengan menggunakan angket terbuka (Open Ended Question). Angket yang dianalisis berjumlah 39 angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kategori IPK 2,50 :<- - < 3,00 mempunyai kecenderungan paling besar untuk membolos. Perilaku membolos mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti: sifat malas dan bosan, mengerjakan tugas kuliah lain, dan terlambat masuk kelas. Sedangkan faktor eksternal perilaku membolos mahasiswa seperti: teman yang mengajak jalan-jalan, cara mengajar dosen, suasana dan struktur kelas, dan keperluan lain. Alasan membolos pada mahasiswa dengan IPK < 3 adalah alasan emosional seperti: malas dan bosan, sedangkan pada IPK > 3,5 menggunakan alasan rasional seperti: assistensi dan kegiatan kampus (kepanitiaan). Saran diharapkan kepada pihak Perguruan Tinggi dapat mengembangkan strategi pembelajaran agar lebih memotivasi mahasiswa tidak hanya dengan berceramah tanpa arah pembicaraan yang jelas, berpresentasi satu arah, dan terlalu banyak diskusi tanpa ada pembahasan dari dosen. Kepada peneliti lain hendaknya juga melihat motivasi absen mahasiswa dari matakuliah mengulang dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Kepada mahasiswa hendaknya memahami kerugian dari membolos sehingga dapat mengetahui dan mempertimbangkan lebih lanjut bahwa mengikuti perkuliahan lebih penting dengan cara membagi waktu dengan baik.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: motivasi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 05 Mar 2014 05:29
Last Modified: 05 Mar 2014 05:29
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8286

Actions (login required)

View Item View Item